Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

11 Tips Mempersiapkan MPASI Saat Berlibur Bersama Bayi PART 1

Berlibur bersama bayi 6-12 bulan yang sudah mulai makan MPASI namun belum bisa makan makanan keluarga tentunya cukup merepotkan. Apalagi bagi orang tua yang sejak awal anti makanan instan bayi. Mulai dari peralatan yang harus dibawa untuk membuat MPASI homemade yang terbilang cukup banyak, pertimban

Berlibur bersama bayi 6-12 bulan yang sudah mulai makan MPASI namun belum bisa makan makanan keluarga tentunya cukup merepotkan. Apalagi bagi orang tua yang sejak awal anti makanan instan bayi. Mulai dari peralatan yang harus dibawa untuk membuat MPASI homemade yang terbilang cukup banyak, pertimbangan membeli bahan makanan di tempat tujuan, dan lain-lain. Nah supaya Mom ga stres liburan bersama bayi yang masih makan MPASI, apa saja sih tipsnya?     1. Bawa MPASI beku      Membawa MPASI beku bisa menjadi salah satu pilihan Mom bila tidak ingin memberikan MPASI instan saat liburan, dan bila Mom khawatir tidak sempat memasak MPASI homemade untuk si Kecil. Masaklah di rumah beberapa hari sebelum berlibur dan bekukan MPASI untuk kemudian dibawa travelling.   MPASI yang telah dibekukan tidak akan mengurangi nilai gizi-nya sehingga Mom tidak perlu khawatir untuk menjadikannya sebagai solusi praktis berlibur bersama bayi MPASI, karena ini masih jauh jauh lebih baik daripada memberi bayi makanan instan.   Aturan bandara yang biasa tentang membawa cairan di barang bawaan ke kabin tidak berlaku untuk makanan atau ASI untuk bayi.   Bawalah makanan yang Mom tahu pasti bayi menyukainya. Jangan bereksperimen dengan menu baru MPASI saat berlibur karena belum tentu bayi menyukainya   Apa saja peralatan yang perlu dibawa?   - MPASI beku    Mom perlu memperhitungkan berapa banyak makanan yang akan diberikan ke bayi selama rentang waktu Mom jauh dari rumah. MPASI beku bisa disimpan sekitar 5 hari bila disimpan di lemari pendingin, dan 3-4 minggu di dalam freezer.   Tempatkan MPASI beku di dalam wadah plastik atau kaca yang bersih dan tertutup rapat. Atau gunakan kantong plastik yang bersegel (zip lock) yang khusus untuk menyimpan makanan.     - Cooler bag atau tas pendingin beserta ice pack atau ice gel yang bisa bertahan selama 6-8 jam     - Baby food cubes atau wadah penyimpan MPASI beku   Cara menghangatkan MPASI beku bisa dengan cara seperti tim, yaitu dengan memanaskan air di panci di atas kompor dan letakkan makanan beku di wadah yang tidak akan meleleh. Pastikan makanan tidak terlalu panas. Atau bisa juga dengan menggunakan microwave.    Untuk menghangatkan MPASI beku yang sudah mencair setelah diletakkan di kulkas bawah (mencair dengan sendirinya), Mom tinggal meletakkan wadah penyimpan MPASI di dalam mangkuk berisi air panas. Agar cepat panas sebaiknya wadah penyimpan MPASI terbuat dari bahan stainless atau kaca karena bila berbahan plastik yang food grade, akan memakan waktu lebih lama untuk memanaskannya.    Saat berada di restoran atau di pesawat, Mom bisa meminta staf membantu menghangatkan makanan, namun pastikan mereka memanaskannya dengan suhu cukup jangan sampai terlalu panas.      2. Bawa food processor multifungsi      Membawa food processor multifungsi juga bisa menjadi salah satu pilihan mempersiapkan MPASI no instan ke Si Kecil.    Food processor multifungsi biasanya sudah dapat mengukus, memblender dan menghangatkan dalam satu alat sehingga sangat memudahkan Mom bila tetap ingin membuat MPASI homemade selama berlibur.   Sebaiknya Mom memilih alat food processor yang ukurannya praktis dibawa dan tidak terlalu besar sehingga muat dimasukkan ke dalam koper.        3. Bawalah peralatan makan bayi dan slabber plastik       Untuk pilihan apapun yang Mom pilih dalam memberikan MPASI ke bayi selama berlibur, Mom harus membawa 1-2 buah mangkok, beberapa buah sendok, 1-2 slabber plastik, serta tisu basah serta kain alas liur.   Mengapa slabber plastik? Karena Mom hanya perlu membasuh dan mengelapnya hingga kering dan siap digunakan kembali sehingga tidak perlu menunggu slabber kering untuk bisa digunakan lagi seperti yang harus Mom lakukan bila membawa slabber kain.      4. Bawa finger food dalam perjalanan   Mom bisa membawa buah segar yang gampang dimakan bayi seperti pisang, alpukat, stroberi atau anggur. Atau bisa juga finger food berupa potongan buah lainnya dan sayur. Yoghurt juga bisa menjadi pilihan Mom, namun pastikan tidak memberikannya terlalu banyak, sekitar 2-3 sendok makan. Yoghurt aman dikonsumsi sejak bayi usia 7 bulan.    Finger food akan sangat praktis dibawa bila bepergian untuk waktu lama. Untuk diingat, jangan berikan finger food di dalam mobil kecuali ada orang dewasa yang duduk di sebelahnya untuk menghindari resiko bayi tersedak. Pastikan makanan finger food yang Mom bawa tidak terlalu membuat berantakan.   Bila perjalanan di pesawat cukup panjang,  dan bila maskapai yang Mom tumpangi tidak memberikan makanan bayi, bawalah MPASI dingin yang diletakkan di dalam cooler bag (bukan MPASI beku) sehingga hanya perlu dihangatkan. Mom bisa meminta awak kabin membantu memanaskan MPASI tersebut.     5. Selalu bawa makanan dalam jumlah lebih     Apapun makanan yang Mom siapkan untuk bayi, selalu bawa dalam jumlah lebih banyak, terlebih bila terjadi delay atau keterlambatan perjalanan dalam penerbangan atau transportasi lainnya.       Bersambung ke 11 Tips Mempersiapkan MPASI Saat Berlibur Bersama Bayi PART 2       *semua gambar diambil dari Google