Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Manajemen ASIP

 Setelah melahirkan baby Charlize dengan process SC, saya tidak melakukan IMD karena kondisi fisik saya saat itu bener-bener lemes. Pada hari kedua, saya mulai pumping setiap 2 jam-3 jam selama 15-20 menit. Saat itu ASI yang keluar cuma basahin pantat botol. Dan karena dari hamil uda bertekad untuk

  Setelah melahirkan baby Charlize dengan process SC, saya tidak melakukan IMD karena kondisi fisik saya saat itu bener-bener lemes. Pada hari kedua, saya mulai pumping setiap 2 jam-3 jam selama 15-20 menit. Saat itu ASI yang keluar cuma basahin pantat botol. Dan karena dari hamil uda bertekad untuk ASI saya tidak pernah skip pumping pada saat itu.     Walaupun saya adalah seorang fulltime mother yang ga ngantor, saya tetap berjuang untuk meningkatkan quantitas ASIP supaya bisa nyetok ASIP. Tujuan saya nyetok ASIP karena saya adalah manusia biasa yang bisa sakit kapan saja dan jika saya sakit dan harus konsumsi obat yang tidak aman untuk busui, saya bisa memberikan stok ASIP kepada baby C. Selain itu, jika saya harus berangkat dan tidak memungkinkan untuk bawa baby C, saya bisa titipkan baby C ke mama saya beserta stok ASIP . Jadi, baby C tidak harus putus minum ASIP ketika saya sedang berhalangan.    Kapan mulai nyetok ASIP?   Ketika stok ASIP lebih yang tidak terminum oleh baby C , saya akan simpan ke dalam freezer untuk stock. Jadi baby C selalu minum yang fresh. Bulan pertama hingga bulan ketiga setelah lahiran adalah waktu yang tepat untuk menyetok ASIP. Karena sebagian besar, ibu zaman sekarang juga punya pekerjaan diluar rumah yang mana siibu harus meninggalkan anak dalam beberapa jam. Jadi stock ASIP bener-bener dibutuhkan supaya anak tidak harus stop ASI ketika siibu harus kembali bekerja. Biasanya dalam 3 bulan pertama , ibu masi pada cuti lahiran , jadi masi bisa fokus pumping setiap 2-3 jam. Jadi ketika ibu uda mulai kerja, stocknya uda cukup untuk dikonsumsi selama si ibu lagi kerja.    Nah, walaupun uda kembali bekerja , ibu juga tetap harus pumping di kantor setiap 3-4 jam supaya bisa menjaga quantitas ASI. ASIP yang dipompa dikantor, dapat disimpan pada botol kaca / plastik ASIP dan disimpan dalam tas penyimpanan ASIP yang berisi 2 ice gel supaya suhu didalam tas ASIP dingin dan ASIP tidak cepat rusak/basi.    Waktu perah ASI    Berdasarkan pengalaman pribadi, saya rutin pumping setiap 2-3 jam.  Contohnya: Saya mulai pumping jam 7pagi dengan pompa elektrik yang double pump selama 20 menit. Nanti jadwal pumping yang kedua adalah jam 9pagi. Jadi jarak waktu pumping, terhitung dari waktu mulai pompa (bukan waktu selesai pompa).   Dengan komitmen pumping setiap 2-3jam setiap hari, kuantitas ASI pasti meningkat. Karena prinsip ASI ini supply by demand. Semakin sering dikeluarkan baik dengan pumping maupun direct, maka produksi ASI pun akan meningkat.    Kalau cuma pumping pas PD uda bengkak (biasanya sudah lebih dari 4 -5 jam), maka kuantitas ASI ga akan meningkat. Justru akan menurunkan kuantitas ASI karena tubuh akan mengirimkan sinyal bahwa permintaan ASI sedikit.    Breastpump    Mengenai breastpump yang mana enak dipakai, mom bisa coba sewa dlu , klo cocok baru decide mau beli breast pump yang mana.    Breastpump ada yang manual dan juga elektrik. Kalau saya pribadi lebih prefer elektrik double pump supaya bisa kejar waktu pumping. Klo manual selain cape perahnya ,waktu perah semakin lama karena harus perah kiri dan kanan secara bergilir.  Sedangkan kita itu butuh istirahat. Jujur saja untuk 1-3 bulan pertama itu bener-bener kurang istirahat karena harus kejar waktu pumping dan juga masih harus ngurus baby. Jadi mesti ngatur waktu .     Wadah penyimpanan ASIP   Untuk ASI yang telah diperah, bisa disimpan di dalam botol kaca khusus untuk penyimpanan ASIP ataupun dengan kantong penyimpanan ASIP yang BPA FREE.    Saya cenderung menggunakan botol kaca karena dengan botol kaca, lemak ASIP tidak akan menempel pada permukaan kaca . Sedangkan kantong ASIP , seringkali lemak ASIP itu nempel di sekitar permukaan plastik. Jadinya lemak yang dikonsumsi oleh baby jadi berkurang karena kebanyakan lemak asip yang lengket di plastik asip.   Setelah ASIP dipindahkan ke dalam botol kaca ataupun plastik ASIP, jangan lupa untuk tulis tanggal dan waktu perah asi. Supaya kita ingat asip mana yang mau di pakai dulu (biasanya ASIP yang paling pertama diperah, yang duluan diberikan pada baby).   ASIP yang berada di kamar (25 derajat), jika sudah 4-5 jam, saya sarankan untuk segera disimpan ke bagian kulkas bawah (chiller) untuk menghindari ASIP basi. ASIP di bagian chiller bisa bertahan sekitar 5 hari . Jika stok dalam chiller berlebih, saya pindahkan ke kulkas freezer ASI.   Cara menggunakan ASIP yang disimpan dalam freezer (kulkas beku)   ASIP beku dalam freezer yang mau diberikan kebaby, harus dicairkan terlebih dahulu . Biasanya saya turunkan ASIP beku ke kulkas bawah semalaman dlu dan esok harinya pas uda cair, saya tuangkan ke botol susu dengan takaran sesuai dengan kebutuhan baby Charlize, lalu saya hangatkan dengan steamer susu (jika tidak punya steamer , bisa hangatkan ASIP dalam wadah yang dituang air panas). Sebelum pemberian ASIP yang sudah dihangatkan pada baby, jangan lupa teteskan dulu ASIP tersebut dipunggung tangan untuk memastikan suhunya hangat dan tidak terlalu panas.   Note:    Biasanya pada ASIP yang kluar dari kulkas , banyak lemak yang nempel pada permukaan botol kaca. Jadi harus diputar perlahan agar ASIP yang nempel di kaca bisa tercampur rata.    JANGAN KOCOK ASIP karena dapat merusak senyawa yang terkandung pada ASIP.   JANGAN PANASKAN ASIP PADA MICROWAVE / KOMPOR GAS karena dapat merusak vitamin dan nutrisi pada ASI.