hamil
menyusui
hamil minggu
anak sakit
ASI
MPASI
Resep mpasi
GTM
review

Review Dooglee Baby Latex

Saat masih hamil saya sempat mendengar beberapa pro dan kontra mengenai pemakaian bantal pada bayi/ anak kecil. Beberapa kontra mengenai pemakaian bantal pada bayi sepenuhnya adalah untuk keamanan si kecil, seperti bahaya sesak napas atau tersedak, dikarenakan:1. Bantal robek dan isi bantal keluar,

Saat masih hamil saya sempat mendengar beberapa pro dan kontra mengenai pemakaian bantal pada bayi/ anak kecil. Beberapa kontra mengenai pemakaian bantal pada bayi sepenuhnya adalah untuk keamanan si kecil, seperti bahaya sesak napas atau tersedak, dikarenakan: 1. Bantal robek dan isi bantal keluar, lalu masuk ke mulut atau hidung bayi, sehingga berisiko mengalami tersedak. 2. Bayi diletakkan di tengah bantal berbentuk U, sehingga kesulitan untuk membalik atau memutar kepalanya ke salah satu sisi ketika dia gumoh atau muntah. Kondisi ini berisiko membuat bayi tersedak oleh muntahannya sendiri. Bantal juga dikaitkan dengan sindrom kematian mendadak pada bayi, SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome. Permukaan bantal yang lembut atau benda di sekitarnya memungkinkan terciptanya sekat kecil di sekitar mulut bayi dan menjebak hembusan napas. Yang akibatnya, bayi menghirup kembali hembusan napasnya. Kadar oksigen di dalam tubuhnya kemudian akan menurun dan karbon dioksida akan terakumulasi. Akhirnya, kekurangan oksigen dan terjadilah SIDS. Sebenarnya poin utama kontra penggunaan bantal adalah soal KEAMANAN. Nah, berikut beberapa tips penggunaan bantal pada bayi: 1. Jauhkan semua bantal ketika bayi sedang tidak diawasi. 2. Pilih bantal dengan isian yang bersifat hypoallergic atau rendah risiko alergi. 3. Pilih bantal yang kecil dan kukuh dengan sarung yang halus. 4. Jangan menggunakan bantal yang dihias dengan kancing, manik-manik, rumbai, atau dekorasi jahitan lainnya, yang beresiko masuk ke mulut si kecil 5. Tidak menggunakan bantal yang terbuat dari bahan poliester karena kain poliester dapat menyebabkan iritasi. Utamakan yang berbahan kain katun. 6. Periksa secara rutin apakah kain bantal robek. Bila robek, singkirkan bantal tersebut. 7. Bersihkan bantal secara rutin. Bantal dapat menjadi sarang kuman, debu, keringat, sisa susu yang mengering, atau minyak bayi. Cuci bantal sesuai dengan petunjuk perawatan dan pastikan benar-benar kering sebelum digunakan. 8. Jika si kecil memiliki ruam pada kulitnya dan terus berkembang, periksakan dirinya ke dokter Pemilihan bantal yang sesuai dengan umur si kecil juga sangat penting karena berkaitan dengan persoalan keamanan di atas. Bantal untuk new born tentulah berbeda dengan bantal untuk anak usia 1 tahun ke atas. Hill sendiri saat ini menggunakan toddler pillow dari @dooglee.id, bantal ini dirancang khusus mengikuti kontur kepala dan leher untuk anak usia 1,5 tahun-4 tahun dengan ukuran bantal 43cm x 28cm dan desain ergonomis dengan penggunaan 100% bahan NATURAL LATEX. Keunggulan lain toddler pillow dari @dooglee.id adalah: 1. 100% Cotton Fabric 2. German Technology 3. Hypoallergenic 4. International Certified 5. Five Years Warranty Untuk ukuran bantal dan guling dari @dooglee.id berbeda-beda disesuaikan dengan usia si kecil ya moms demi keamanan dan kenyamanan tidur si kecil.