Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Kenali Tanda dan Penyebab Sembelit Pada Bayi MPASI PART 1

Sembelit pada bayi yang sudah mulai diberikan MPASI rentan terjadi dan cukup sering dialami karena sistem pencernaan bayi di bawah usia 1 tahun belum matang dan masih sensitif. Sembelit juga membuat bayi susah buang air besar. Padahal pencernaan bayi dikatakan sehat bila ia dapat buang air besar sec

Sembelit pada bayi yang sudah mulai diberikan MPASI rentan terjadi dan cukup sering dialami karena sistem pencernaan bayi di bawah usia 1 tahun belum matang dan masih sensitif. Sembelit juga membuat bayi susah buang air besar. Padahal pencernaan bayi dikatakan sehat bila ia dapat buang air besar secara rutin dan teratur, melalui jadwalnya sendiri. Yuk kenali tanda dan penyebab tanda-tanda sembelit pada bayi MPASI!   (Image Source: Google)   Bayi yang sudah mulai makan MPASI akan mengeluarkan feses yang konsistensinya lebih padat, dan ini normal. Asupan bayi 6 bulan ke atas yang sudah bukan 100% cairan yang berasal dari ASI atau susu formula membuat konsistensi feses yang dikeluarkan tidak secair sebelumnya. Bayi yang belum makan MPASI, bentuk fesesnya mirip pasta gigi. Bayi yang sudah mulai makan MPASI akan mengeluarkan feses yang lebih padat seperti orang dewasa namun tetap lebih lunak karena saluran pencernaan bayi berkembang seiring dengan bertambahnya usia bayi dimana usua akan mampu menahan makanan lebih lama di dalam saluran pencernaannya.       Tanda Sembelit Pada Bayi MPASI   - Bayi MPASI dikatakan sembelit bila ia tidak buang air besar secara teratur menurut jadwal dan pola buang air besarnya, karena tidak ada patokan frekuensi buang air besar yang normal. Setiap bayi memiliki pola buang air besarnya masing-masing menurut kebiasaannya, dan Mom perlu mengenalinya.   - Salah satu tanda bayi MPASI sembelit adalah bayi menjadi lebih rewel dan terlihat kesakitan karena kesulitan dan harus mengejan saat buang air besar, atau proses buang air besarnya tidak tuntas.   (Image Source: Google)   - Sembelit saat bayi sudah mulai makan MPASI akan membuat feses bayi sulit keluar, tekstur feses terlihat kering, keras atau bergumpal, dan bentuk feses terlihat seperti bongkahan -bongkahan kecil sebesar kelereng atau sangat kecil.   (Image Source: Google)   - Bayi MPASI yang mengalami sembelit akan mendadak tidak nafsu makan. Bayi akan merasa tidak nyaman dan tidak mau makan apapun bila tidak ada kotoran yang bisa keluar dari perutnya atau bila kotorannya sulit keluar.   - Bayi MPASI yang mengalami sembelit sering merasakan mual dan perut kembung.    - Sembelit pada bayi MPASI akan membuatnya rewel karena sakit perut atau kram perut, terutama pada perut bagian bawah.    - Bila sembelit bayi MPASI parah, bayi bisa mengeluarkan feses dengan sedikit noda darah yang menempel pada feses bayi karena feses yang keras bisa meregangkan dinding anus.   Baca juga:  >> Yang Perlu Mom Tahu Soal Pemberian MPASI Part 1 >> Yang Perlu Mom Tahu Soal Pemberian MPASI Part 2   Penyebab Sembelit Pada Bayi MPASI   (Image Source: Google)   1. Memberikan jenis makanan tertetu dalam MPASI dapat menyebabkan sembelit   Ada beberapa jenis makanan yang malah memicu sembelit pada bayi. Contohnya saus apel, pisang, dan serealia beras. Saat Mom mengenalkan salah satu dari jenis makanan ini di minggu awal pemberian MPASI dan bayi mengalami sembelit, segera hentikan pemberiannya. Bayi yang sudah terkena sembelit bisa diberikan puree pir atau alpukat untuk membantu meredakan sembelit dan memperlancar buang air besarnya.   2. Porsi makan MPASI yang terlalu banyak dapat menyebabkan sembelit   Orang tua pasti sangat excited dan terlalu bersemangat saat bayinya sudah mulai MPASI apalagi bila bayinya lahap makan. Hingga akhirnya tanpa sadar jadi terlalu sering atau terlalu banyak memberi bayi makan. Padahal pencernaan bayi masih sangat rawan sehingga pemberian makanan tidak boleh terlalu banyak.   Memberi makan bayi terlalu sering dan tidak sesuai porsinya akan membuat pencernaannya terganggu dan mengalami sembelit yang membuatnya tidak nyaman. Sesuaikan porsi dan frekuensi makan bayi dengan usianya. Berikut panduan pemberian MPASI berdasarkan frekuensi makan per hari dan porsinya per setiap kali makan:   FREQUENCY: Frekuensi Pemberian Makan   - Di awal (2 minggu pertama saat memasuki usia 6 bulan): MPASI diberikan 1-2 kali dalam sehari.   - Usia 6-9 bulan: MPASI diberikan 2-3 kali makanan utama menu 4 bintang ditambah 1-2 kali cemilan.   - Usia 9-12 bulan: MPASI diberikan 3 kali makan utama menu 4 bintang dan 1-2 kali cemilan.   AMOUNT : Banyaknya Pemberian Makanan   - Di awal: MPASI diberikan dengan takaran sebanyak 2-3 sdm untuk tiap makan.   - Usia 6-9 bulan: MPASI diberikan bertahap mulai dari takaran 3 sdm hingga 125 ml untuk tiap makan.   - Usia 9-12 bulan: MPASI diberikan bertahap mulai dari 125 ml hingga 250 ml untuk tiap makan.     Bersambung     Baca juga:  >> Kenali Tanda dan Penyebab Sembelit Pada Bayi MPASI PART 2 >> Cara Ampuh Mengatasi Sembelit Pada Bayi MPASI >> Perubahan Pup / Feses / Kotoran Yang Normal Pada Bayi MPASI