Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Hamil 26 Minggu: Janin Menyerap Antibodi Mom

Di kehamilan minggu ke 26, janin akan menyerap antibodi Mom, yang merupakan salah satu perkembangan penting yang dialami si Kecil pada minggu ini agar sistem kekebalan tubuhnya siap menghadapi dunia luar. Apa saja perkembangan janin yang terjadi saat Mom hamil 26 minggu? Bagaimana perubahan tubuh Mo

Di kehamilan minggu ke 26, janin akan menyerap antibodi Mom, yang merupakan salah satu perkembangan penting yang dialami si Kecil pada minggu ini agar sistem kekebalan tubuhnya siap menghadapi dunia luar. Apa saja perkembangan janin yang terjadi saat Mom hamil 26 minggu? Bagaimana perubahan tubuh Mom saat hamil 26 minggu? Baca juga tips-tips yang perlu Mom lakukan saat hamil 26 minggu.       Perkembangan Janin Saat Mom Hamil 26 Minggu   (Image Source: Google)   Berat janin sekitar 760 gram dan panjangnya sekitar 36 cm, kira-kira seukuran kubis.   Apa saja perkembangan janin saat Mom hamil 26 minggu?   (Image Source: Google)   1. Warna mata janin sudah bisa terlihat di minggu ke 26.    2. Sistem pendengaran janin (bagian koklea atau rumah siput di dalam telinga dan organ sensori periferal), yang sudah mulai berkembang sejak usia kandungan 18 minggu, di minggu ke 26 telah terbentuk dengan sempurna.   3. Alveoli (kantong udara di dalam paru-paru) terbentuk sempurna di akhir minggu ke 26.   4. Mata janin yang tadinya masih tertutup, di minggu ini mulai terbuka dan bisa mengedip. Akan tetapi, pigmentasi pada iris matanya masih tetap belum sempurna. Di beberapa bulan terakhir kehamilan, mata janin masih tertutup sehingga retina dapat berkembang dengan sempurna.   5. Di minggu ini janin menyerap antibodi Mom, yang merupakan salah satu perkembangan penting yang dialami si Kecil pada minggu ini agar sistem kekebalan tubuhnya siap menghadapi dunia luar.     Perubahan Tubuh dan Tips Saat Mom Hamil 26 Minggu   1. Kandungan Mom berada sekitar 6.35 cm di atas pusar.   2. Keluhan-keluhan kehamilan seperti nyeri punggung, heartburn dan kram kaki akan membuat Mom berjuang seharian dan merasa tidak nyaman sehingga akhirnya menjadi susah tidur dengan nyenyak karenanya.   3. Selalu kontrol tekanan darah Mom selama hamil dan waspadai peningkatan tekanan darah drastis karena merupakan satu tanda preeklampsia. Lakukan juga pengecekan preeklampsia selama hamil bila Mom memiliki tekanan darah tinggi sebelum hamil.    4. Kandungan yang semakin membesar akan membuat Mom mengalami nyeri pada round ligament (ligamen yang menghubungkan bagian depan rahim ke bagian selangkangan, area dimana kaki menempel pada panggul). Untuk mengatasinya, Mom bisa melakukan olahraga seperti yoga prenatal atau latihan peregangan agar otot-otot inti teap kuat.   Konsultasikan ke dokter olahraga apa yang aman untuk Mom dan janin karena dokter kandungan Mom yang paling tahu kondisi kandungan Mom. Hindari pula gerakan yang tiba-tiba seperti berganti posisi saat mau berdiri atau duduk. Selain itu, Mom bisa mencoba gerakan berikut ini: posisikan diri seperti mau merangkak, dengan telapak tangan dan kedua lutut di lantai. Turunkan kepala Mom dan condongkan bagian belakang punggung ke atas. 5. Jangan khawatir bila Mom mengalami penglihatan yang terasa kabur saat hamil karena itu hal yang wajar. Penyebabnya adalah karena hormon kehamilan yang mengurangi produksi air mata, dan menyebabkan mata kering.   6. Jangan lupakan makan makanan sehat dan bernutrisi setiap harinya agar janin tumbuh sehat.    7. Lakukan olahraga latihan atau senam hamil yang dapat memperkuat dinding rahim untuk mempersiapkan persalinan. Latihan dengan yoga ball baik untuk melemaskan otot-otot perineum Mom yang akan sangat berguna bagi proses lahiran nantinya. Senam kegel juga baik untuk Mom lakukan dari sekarang.    8. Perut yang makin besar akan membuat langkah kaki Mom kurang stabil karena pusat gravitasi bergeser, dan menyebabkan tubuh Mom maju. Selain itu juga berdampak sendi Mom menjadi tidak stabil dan Mom jadi riskan terjatuh dengan mudah. Oleh karena itu hindari kelelahan, pikiran kosong atau melamun dan sikap ceroboh karena Mom jadi mudah jatuh dan beresiko keguguran.    9. Dalam tes darah yang dilakukan selama kehamilan akan dideteksi juga soal tes antibodi. Bila tes darah menunjukan adanya resus negatif (RhD negatif) dalam tubuh Mom, maka Mom akan disarankan menjalani tes ketahanan tubuh (antibodi). Mom kemungkinan perlu mendapatkan injeksi atau suntikan anti-D, untuk mencegah reaksi ketidakcocokan antara Mom dengan janin dalam kandungan.   10. Pegal-pegal selama hamil pada bagian jari dan tangan umumnya dipicu oleh saraf pada pergelangan tangan yang terjepit, sehingga menimbulkan tekanan dan rasa nyeri. Konsultasikan ke dokter bila Mom terganggu dengan sakitnya sehingga dokter dapat memberikan penanganan yang lebih aman dan lebih baik.       Semoga bermanfaat!       Sumber: The Asian Parent Bidanku Hello Sehat