hamil
menyusui
hamil minggu
anak sakit
Asi
MPASI
Resep mpasi
GTM
review

Mengenal Prolaktin dan Oksitosin, Hormon Penting untuk ASI Lancar

Tahukah Mom, kelancaran produksi ASI dipengaruhi oleh dua hormon penting yaitu Hormon Prolaktin dan Hormon Oksitosin. Apa itu hormon prolaktin dan oksitosin? Bagaimana pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin dalam membuat ASI lancar? Faktor apa yang mempengaruhi jumlah hormon prolaktin dan hormon ok

Tahukah Mom, kelancaran produksi ASI dipengaruhi oleh dua hormon penting yaitu Hormon Prolaktin dan Hormon Oksitosin. Apa itu hormon prolaktin dan oksitosin? Bagaimana pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin dalam membuat ASI lancar? Faktor apa yang mempengaruhi jumlah hormon prolaktin dan hormon oksitosin? Bagaimana cara meningkatkan hormon prolaktin dan hormon oksitosin? (Image Source: Google)       Apa itu Hormon Prolaktin dan Hormon Oksitosin?   Hormon Prolaktin   (Image Source: Google)   Hormon prolaktin berperan dalam produksi ASI. Hormon prolaktin diproduksi oleh kelenjar pituitari (kelenjar dalam otak yang berpengaruh terhadap berbagai fungsi fisiologis tubuh). Hormon prolaktin paling banyak dihasilkan di malam hari yaitu pukul 00.00-04.00 pagi, itulah sebabnya mengapa Busui tetap dianjurkan tetap menyusui bayi tengah malam karena bisa membantu menjaga pasokan ASI di keesokan harinya. Walaupun Mom sering merasa kelelahan karena harus terbangun tengah malam untuk menyusui bayi, namun itu memiliki manfaat untuk menjaga produksi ASI tetap lancar sepanjang hari.     Mom juga bisa memompa ASI diantara jam tersebut karena suplai asi paling banyak saat tengah malam akibat tingginya hormon prolaktin yang dihasilkan di antara waktu tersebut. Namun jangan sampai membuat Mom kurang tidur ya karena akan mengurangi produksi ASI bila Mom kelelahan.    Hormon Oksitosin   (Image Source: Google)   Hormon oksitosin yang sering disebut hormon cinta, berperan dalam proses keluarnya ASI. Hormon oksitosin diproduksi oleh hipotalamus. Hormon oksitosin sangat dipengaruhi oleh suasana hati seorang Ibu.       Bagaimana pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin dalam membuat ASI lancar?    Pengaruh Hormon Prolaktin dalam Membuat ASI Lancar   (Image Source: Google)   Saat bayi menyusu, rangsangan sensorik akan dikirim ke otak, lalu otak akan merespon rangsangan tersebut dengan mengeluarkan hormon prolaktin. Selanjutnya, hormon prolaktin akan kembali menuju payudara melalui aliran darah serta merangsang sel-sel pembuat ASI di payudara untuk memproduksi ASI.    Pengaruh Hormon Oksitosin dalam Membuat ASI Lancar   (Image Source: Google)   Saat bayi menyusu dan mengisap, rangsangan dari isapan bayi saat menyusu akan dikirimkan menuju hipotalamus di otak yang memproduksi hormon oksitosin. Selanjutnya, setelah hormon oksitosin dikeluarkan dan mengalir dalam darah, kemudian masuk ke payudara Mama menyebabkan otot-otot halus di sekitar sel-sel pembuat ASI di payudara berkontraksi dan membuat ASI mengalir di saluran ASI (milk ducts). Proses ini yang sering kita kenal dengan LDR (Let Down Reflex atau refleks keluarnya ASI). Hormon oksitosin juga membuat saluran ASI (milk ducts) lebih lebar, membuat ASI mengalir lebih mudah.    Hormon oksitosin diproduksi lebih cepat daripada hormon prolaktin, bahkan hormon oksitosin sebenarnya bekerja sebelum bayi mulai mengisap.    Hormon oksitosin juga berperan dalam kontraksi rahim Mom setelah melahirkan dimana hormon oksitosin membantu mengurangi pendarahan dan membantu mengembalikan kondisi rahim Mom pasca kelahiran bayi.     Faktor apa yang mempengaruhi jumlah hormon prolaktin dan hormon oksitosin?   Faktor yang mempengaruhi jumlah hormon prolaktin   1. Nutrisi yang Mom konsumsi mempengaruhi jumlah hormon prolaktin yang dihasilkan.   Nutrisi yang Mom konsumsi ikut mempengaruhi jumlah hormon prolaktin yang diproduksi oleh kelenjar pituitari dalam otak.    2. Frekuensi hisapan bayi juga mempengaruhi jumlah hormon prolaktin yang dihasilkan.   Semakin sering Mom menyusui bayi, maka hormon prolaktin yang dihasilkan semakin banyak.     Faktor yang mempengaruhi jumlah hormon oksitosin Suasana hati Mom   Busui (Ibu Menyusui) jangan sampai stres. Mom perlu menjaga suasana hati agar selalu bahagia, tidak lelah dan terhindar dari stres. Bila Mom berada dalam tekanan apapun dan kelelahan akan menghambat produksi hormon oksitosin dan mempengaruhi proses keluarnya ASI. Busui jangan lupa bahagia ya!        Bagaimana cara meningkatkan hormon prolaktin dan hormon oksitosin?   Salah satu cara meningkatkan hormon prolaktin dan hormon oksitosin adalah dengan pijat punggung (pijat oksitosin).   Apa itu pijat oksitosin?   Pijat punggung (pijat oksitosin) adalah pijat yang dilakukan di daerah sepanjang tulang belakang untuk memicu pengeluaran hormon oksitosin dan prolaktin sehingga memperlancar produksi dan pengeluaran ASI.   Apa manfaat pijat oksitosin?   1. Pijat oksitosin memicu pengeluaran hormon oksitosin dan prolaktin sehingga memperlancar produksi dan pengeluaran ASI. 2. Pijat oksitosin mengurangi pengeluaran hormon kortisol (hormon yang dikeluarkan saat tubuh stres), sehingga tidak mengganggu pengeluaran hormon prolaktin dan oksitosin. 3. Pijat oksitosin meningkatkan LDR (Let Down Reflex) yang membantu pengeluaran ASI sampai ke bayi. 4. Mempengaruhi sistem saraf perifer, meningkatkan rangsangan dan komunikasi antar saraf, mengurangi nyeri, dan memperbaiki aliran darah ke jaringan dan organ tubuh.   Bagaimana cara melakukan pijat oksitosin?   (Image Source: Google)   Pijat oksitosin sangat mudah dilakukan namun tidak bisa dilakukan sendiri. Mom butuh bantuan orang lain untuk memijat Mom, misalnya suami Mom. Gunakan minyak zaitun atau minyak lainnya agar pijat oksitosin lebih mudah dilakukan. Cara pijat oksitosin:   1. Mom bersiap dalam posisi duduk bersandar ke depan sambil memeluk bantal agar lebih nyaman. Mom dapat menaruh meja di depan Mom sebagai tempat untuk bersandar. 2. Ayah memijat kedua sisi tulang belakang menggunakan kepalan tangan dengan ibu jari menunjuk ke depan. Pijat kuat-kuat dengan gerakan melingkar. 3. Pijat sisi tulang belakang ke arah bawah sampai sebatas dada, dari leher sampai ke tulang belikat. 4. Lakukan pijatan ini selama 2-3 menit.       Semoga bermanfaat, Semangat MengASIhi!       Sumber: The Urban Mama Kompas Hello Sehat