hamil
anak sakit
makanan
menyusui
MPASI

Marak Kasus Penculikan Anak, Ini 7 Tips Hindarinya

Mom, kasus penculikan anak belakangan ini kembali marak terjadi. Jika biasanya kasus penculikan anak terjadi saat anak sedang sendirian atau tidak berada dekat orang tua, namun sekarang ini penculik lebih berani untuk melakukan aksinya bahkan ketika anak berada dekat dengan orang tuanya.

Mom, kasus penculikan anak belakangan ini kembali marak terjadi. Jika biasanya kasus penculikan anak terjadi saat anak sedang sendirian atau tidak berada dekat orang tua, namun sekarang ini penculik lebih berani untuk melakukan aksinya bahkan ketika anak berada dekat dengan orang tuanya.   Di media sosial banyak beredar video rekaman CCTV penculikan seorang anak perempuan yang baru keluar minimarket dengan ibunya. Ketika baru keluar dari mini market dan hendak menyebrang, tiba-tiba ada seorang lelaki menarik anak perempuan tersebut dan membawanya kabur dengan motor. Ketika sang ibu hendak mengejarnya, ada dua orang lelaki yang mana merupakan komplotannya berusaha untuk menahan ibu tersebut.   Ada lagi isu penculikan yang sedang viral juga ialah penculikan anak lelaki kelas 5 SD, yang diculik usai pulag sekolah di daerah Cakung Jakarta Utara. Setelah beberapa hari dinyatakan hilang dan sudah dilaporkan kepada Polisi, anak tersebut dikembalikan dengan kondisi mata diperban. Ternyata kedua mata anak tersebut sudah diambil dan kemungkinan mata tersebut digunakan oleh penculik itu untuk diperjualbelikan. Sungguh kasihan bukan Mom?   Dan berita di koran dan TV pun belakangan ini banyak mengungkap penangkapan para penculik anak. Ada penculik yang mengaku anak korban penculikannya ada yang dijual kepada pihak lain, human trafficking, ada juga yang mengaku menjual anak tersebut kepada pihak lain untuk diperjualbelikan organnya.   Sangat keji dan tidak bermoral bukan Mom?   Untuk menghindari anak dari penculikan, sebagai orang tua kita perlu extra waspada dalam menjaga dan mengasuh anak. Berikut tips Mamibuy agar anak terhindari penculikan:   1. Selalu gengam erat tangan anak ketika berjalan di tempat umum Ketika berjalan di tempat umum, seperti menyeberag jalan raya, di parkiran mobil, selalu gengam tangan anak dengan erat. Karena ketika anak dibiarkan berjalan sendiri, bisa mengundang penculik untuk melakukan aksi penculikannya dengan mudah. Anak bisa langsung dibawa kabur oleh penculik seperti kasus di atas. Begitu juga ketika berjalan di mall atau tempat umum lain, selalu awasi anak dari dari jarak dekat, gengam tangannya. Jangan biarkan ia berlarian ke sana ke mari sendirian tanpa diawasi. Karena bisa menjadi celah untuk penculikan.   Seringkali juga, saat memilih atau melihat barang di mall, kita menjadi lupaseketika pada anak. Dan anak bermain dan berlarian sendiri, dan ketika ada penculik yang mungkin memang sudah mengincar melihat kesempatan itu, ia langsung bergegas menculiknya.   Jadi, hati-hati dan waspada ya Mom jika membawa anak ke tempat-tempat umum apalagi di tengah kerumunan atau keramaian.   2. Perhatikan dan waspadai lingkungan sekitar   Ketika berada di luar rumah bersama anak, selalu perhatikan keadaan dan orang-orang di sekitar. Sehingga kita menjadi sensitif dan langsung mengetahui bila ada hal yang mencurigakan. Karena kebanyakan kasus penculikan anak terjadi bukan secara kebetulan, namun karena sudah menjadi incaran sejak lama.   Kasus ini terjadi pada video beberapa lalu yang direkam oleh pengasuh seorang anak di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara. Dimana sesudah si pengasuh dan supirnya menjemput anak dari sekolah ada sebuah motor yang mengikutinya terus. Dan motor tersebut ia lihat sejak di sekolah dan menurutnya selalu melihat dan memperhatikan mereka. Merasa curiga dengan motor tersebut dan takut, pengasuh tersebut merekam motor tersebut yang mengikuti mereka dan sesampai di pintu gerbang komplek rumahnya, ia membuka kaca dan mengatakan kepada Security bahwa motor di belakangnya itu mengikuti dari tadi dan ia merasa curiga dan meminta Security untuk menanyai dan menghentikan motor tersebut untuk menahannya masuk ke dalam kompleks.   Dari kasus ini kita belajar, untung saja pegasuh dan sopir anak tersebut waspada, jika mereka tidak waspada dan memperhatikan, bukan tidak mungkin saat sampai di rumah turun dari mobil melihat ada peluang, anak tersebut langsung dibawa kabur penculik.     3. Jangan biarkan anak bermain di depan rumah sendirian   Meskipun rumah merupakan tempat yang aman untuk anak. Namun jangan biarkan anak bermain sendiri di depan rumah ya Mom, meskipun pagar rumah sudah terkunci. Karena penculik bisa saja dengan cepat membobol pagar dan menculiknya. Bila ada hal yang Mom perlu ambil ke dalam rumah, meski hanya sebentar, ajak si anak masuk dulu ke dalam rumah. Tak sedikit penculikan terjadi juga ketika si ibu atau orang tuanya masuk ke dalam rumah, dipikirnya hanya sebentar, tetapi ketika keluar lagi ternyata anaknya sudah hilang.   4. Biasakan jemput anak sekolah sebelum jam pulang sekolah   Peculik banyak mengincar anak-anak di sekolah. Ketika penculik melihat anak ini sering menunggu dijemput seorang diri, ia akan memanfaatkan kesempatan itu untuk menculikya. Jadi, biasakan jemput anak dari sekolah atau tempat kursusnya sebelum jam pulangnya ya Mom, jangan telat.   5. Jangan asik dengan gadget atau HP   Meskipun anak berada dekat dengan kita, tapi jangan lengah ya Mom, apalagi asik sendiri dengan gadget, melihat sosila media. Berikan perhatian dan pengawasan penuh kepada anak, terutama di tempat umum dan keramaian.   6. Ajari anak untuk waspada penculikan   Meskipun masik kecil, ajarkan anak untuk waspada penculikan dengan kalimat dan gaya seusianya. Jangan terlalu menakut-nakuti ya Mom. Ajarkan anak untuk menolak dan teriak ketika diajak orang asing untuk ikut dengannya meski diiming-imingin dibelikan permen, coklat, ada mama menunggu di suatu tempat. Dan ketika ada orang asing membawanya paksa, ajarkan untuk melakukan pembelaan diri, misal menggigit, menendangnya, teriak minta tolong, daripada hanya menangis. Aajarkan anak ketika di tempat umum, selalu gengam tangan orang tua, jangan berlari atau berjalan sendirian. Berikan batasan kemana saja anak boleh pergi tanpa orang tua atau bersama teman-temannya.     7. Jangan pakaikan anak perhiasan atau aksesoris mencolok    Ketika melihat anak menggunakan perhiasan yang mencolok apalagi berlebihkan, akan mengundang orang untuk berbuat jahat, menjambretnya, menculiknya.   Ingat ya Mom, selalu waspada. Kejahatan terjadi bukan hanya karena direncanakan, tapi juga ketika ada kesempatan, begitu juga dengan penculikan. Untuk itu minimalisirlah hal-hal yang bisa menjadi celah bagi penculik.