hamil
anak sakit
makanan
menyusui
MPASI

Si Kecil Juga Butuh Susu Tambahan Loh Bun

 

Bunda sangat dianjurkan untuk memberikan susu balita di tiap harinya. Produknya bisa apa saja, yang penting kandungan nutrisinya bisa memenuhi kebutuhan si kecil.   Di awal kelahiran si kecil, ASI menjadi pilihan utama yang wajib diberikan bunda pada anaknya. Pemberian ASI merupakan bentuk kasih sayang bunda padanya. Karena dari sinilah si kecil bisa tumbuh seperti yang diharapkan.   Namun ketika memasuki usia 6 bulanan, ASI tidak lagi menjadi pilihan utama. Bahkan beberapa bulan kemudian, si kecil harus dihentikan untuk menghisap ASI. Lantas, si kecil harus dibiasakan untuk mengkonsumsi makanan yang nantinya menjadi pemenuh gizi harian.   Masalahnya, kadang kebutuhan asupan nutrisi si kecil belum bisa terpenuhi. Penyebabnya sangat banyak. Makanya, solusi utamanya adalah memanfaatkan susu balita.   Penyebab Anak Kekurangan Gizi   Anak kekurangan gizi disebabkan oleh enggannya mengkonsumsi makanan. Ini cukup mengkhawatirkan. Padahal, makanan ini adalah sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Khususnya untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.   Di sini, si kecil harusnya tidak bergantung pada ASI. Terlebih ketika usianya mencapai 1 tahunan. Bunda harus memperkenalkan si kecil dengan makanan baru yang nantinya bisa diberikan sampai terbiasa sampai dewasa.   Masalahnya, pengenalan makanan ini tidaklah mudah. Kadang si kecil benar-benar menolak makanan yang bunda sajikan. Pertanyaannya adalah apa yang menyebabkan si kecil menolak makanannya?   Salah satunya adalah pendekatan bunda yang kurang tepat. Pendekatan yang keliru tentu tidak bisa merangsang anak untuk mau melakukannya. Ini jelas kerugian karena anak hanya akan ketergantungan pada satu jenis asupan. Dalam hal ini, ASI masih diharapkan anak.   Selain pendekatan yang keliru, bunda terlambat mengenalkan makanan baru pada si kecil. Perlu dipahami bahwa si kecil sudah mulai diberikan makanan tambahan saat usianya mencapai 6 bulan.   Ketika usianya lebih dari 6 bulan, dikhawatirkan jika si kecil menolak makanan barunya. Oleh karenanya, disarankan buat bunda untuk memperkenalkan makanan pendamping ketika usianya sudah mencapai 6 bulanan.   Penyebab selanjutnya adalah tidak adanya stimulasi dari bundanya. Stimulasi punya pengaruh untuk mendorong anak dalam melakukan sesuatu. Tidak terkecuali untuk mengkonsumsi makanan.   Stimulasi ini bisa berupa mengajak anak makan bersama. Di sini, anak akan melihat apa yang bunda lakukan. Tapi jangan lupa untuk menyediakan makanan di depannya. Dengan begitu, anak akan menirukan dan sesekali mencicipi makanan barunya.   Yang selanjutnya adalah menunya tidak menarik perhatian. Ini juga kesalahan yang sering dilakukan bunda. Jangan hanya melihat dari kandungan nutrisinya saja, tapi usahakan untuk membuat inovasi dalam pembuatan menu makanan.   Sebisa mungkin menu yang dibuat bisa menarik perhatian anak. Ketika anak tertarik dengan menunya, sudah pasti anak akan mencoba untuk mengkonsumsinya. Selain memberik makanan tersebut, jangan lupa untuk memberikan susu pertumbuhan anak.   Kenapa Harus Susu Balita   Pemberian produk olahan ini memang sudah biasa di tengah-tengah masayarakat. Baik itu diberikan pada si kecil ataupun remaja dan dewasa. Terlebih bagi balita.Kami tekankan bahwa anak memang butuh produk tersebut. Misalnya produk dari Frisian Flag. Produknya sudah terbukti membantu pertumbuhan anak.   Alasan memberikan produk ini yang paling utama adalah untuk mencukupi segala kebutuhan nutrisi anak. Pasalnya, produk ini dibuat dengan memperhatikan jumlah kandungan nutrisi yang disesuaikan dengan usia si kecil.Ketika anak enggan mengkonsumsi makanan akibat sakit dan lain sebagainya, bunda tidak akan khawatir jika anak kekurangan gizi. Karena gizi yang dibutuhkan bisa dicover oleh produk.   Toh, produk seperti ini masih sangat disukai oleh si kecil. Rasanya yang nikmat dan mudah dicerna inilah yang menjadikan anak suka. Yang paling utama adalah anak akan terhindar dari kekurangan gizi di tiap harinya.   Manfaat Utama Dari Susu Balita   Ada banyak manfaat yang didapatkan si kecil ketika mengkonsumsi susu untuk balita yang sesuai usianya. Manfaat ini cukup besar sehingga tidak salah bila bunda perlu menyediakan dan memberikannya di tiap harinya.   1. Sebagai sumber energi. Perlu diingat bahwa anak akan sangat aktif. Keaktifannya di dunianya membuat tenaganya terkuras. Dan salah satu cara untuk mengisi tenaganya adalah dengan memberikan produk untuk balita tersebut. Produk tersebut sudah dilengkapi dengan lemak dan karbohidrat yang pas. Kandungan inilah yang nantinya bisa mendukung bangkitnya energi si kecil.   2. Mendukung kecerdasan anak dalam mengeksplorasi sekitar. Lagi-lagi, manfaat ini didapatkan dari kandungan yang ada dalam produk. Diantaranya adalah omega 3 dan 6.   3. Memperkuat tulang dan giginya. Ini berhubungan dengan pertumbuhan yang maksimal di usianya. Ketika tulangnya kuat, si kecil akan tumbuh besar secara maksimal.   Hal Yang Perlu Dicermati Bunda Saat Memberikan Susu Tambahan   Meskipun produk susu memberikan banyak keunggulan, bunda tetap tidak boleh sembarangan dalam memberikannya. Jangan sampai si kecil kecanduan, hanya mau mengkonsumsi produk ini saja.   Nah, supaya tidak mengalami ketergantungan, bunda sebaiknya tidak memberikannya terlalu sering dalam sehari. Ada kalanya bunda membutuhkan air mineral padanya ketika anak sudah diperbolehkan.   Selain itu, berikan produk ini sesuai takaran. Pemberian produk sesuai takaran bisa memberikan hasil yang maksimal. Ini bisa dilihat dari label penggunaan dari produknya.   Jangan sampai berlebihan. Dikhawatirkan kalau produk ini malah membuat anak kehilangan nafsu makannya. Kemudian, masalah pengeroposan gigi bisa terjadi. Karena di dalam produk ini juga tersimpan glukosa yang bila diisap terlalu banyak akan membuat gigi keropos.   Kesimpulannya, bijaklah dalam memberikan asupan makanan. Mulai dari menyediakan makanan yang sehat dan menarik hati, sampai memberikan susu tambahan yang berasal dari beberapa merek susu balita di pasaran.