Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Hamil 12 Minggu: Janin Sudah Mulai Bisa Merespon Mom!

Tahukah Mom, saat hamil 3 bulan (12 minggu) janin sudah mulai bisa merespon Mom lho! Seru yah! Saat hamil 3 bulan (12 minggu), banyak perubahan signifikan terjadi pada Mom dan janin. Apa lagi yang terjadi pada janin dan tubuh Mom saat hamil 3 bulan? Akhirnya di minggu ke-12 ini Mom melewati trimeste

Tahukah Mom, saat hamil 3 bulan (12 minggu) janin sudah mulai bisa merespon Mom lho! Seru yah! Saat hamil 3 bulan (12 minggu), banyak perubahan signifikan terjadi pada Mom dan janin. Apa lagi yang terjadi pada janin dan tubuh Mom saat hamil 3 bulan? Akhirnya di minggu ke-12 ini Mom melewati trimester pertama kehamilan. Selamat yah Mom, 3 bulan berlalu dengan lancar, sisa 6 bulan lagi!!   (Image Source:Google)     Perkembangan Janin Saat Hamil 3 Bulan (12 Minggu)   Saat Mom hamil 3 bulan (12 Minggu), panjang janin di sekitar 5.4 cm dengan beratnya sekitar 14 gram, kira-kira seukuran buah plum.   (Image Source:Google)   Apa saja perkembangan janin saat Mom hamil 3 bulan (12 minggu)?   1. Gerakan-gerakan pertama janin dalam rahim makin mantap karena ia mulai mengembangkan refleks. Jari tangan makin sering membuka dan menutup dan menekuk. Saat di USG Mom bisa melihat ia seperti sedang melambaikan tangannya. Jari kakinya mulai mencoba untuk melengkung dan mulai bisa menekuk atau terlipat. 2. Jari-jari tangan dan kaki janin sudah dilengkapi dengan kuku-kuku kecil. 3. Otot mata dan mulut makin berkembang. Otot mata mulai mengernyit, mengedip, otot mulut mulai menghisap.  4. Indra pengecap janin mulai berkembang. 5. Mom bisa mulai mengusap-usap perut untuk menjalin kontak dengan janin, karena ia sudah bisa merasakannya dan merespon dengan menggeliat, meninju atau menendang namun gerakannya masih terlalu kecil untuk bisa Mom rasakan. Teruslah lakukan interaksi dengan janin sebagai latihan dasar untuk melatih responnya terhadap rangsangan dari luar. 6. Jumlah sel saraf dan sinapsis yang menghubungkan sel saraf di otak bertambah pesat. 7. Matanya sudah bukan lagi di samping tapi di depan, telinganya tepat di sisi kepala sejajar dengan mata.   (Image Source:Google)   8. Janin mulai menelan cairan ketuban tapi ia tidak bisa bernapas dalam cairan ketuban, dan tenang saja Mom karena ia pun tidak bisa tenggelam di dalamnya. Amazing yah! 9. Janin belum biaa bernapas dengan paru-parunya. Oksigen yang ia dapat berasal dari darah yang dipompakan oleh plasenta ke dalam tubuhnya. 10. Ginjal mulai berfungsi, menghasilkan air seni ke kantung kemih janin. 11. Janin mulai bisa menggeliat bahkan mulai bisa menguap.       Perubahan Tubuh Mom dan Tips Saat Hamil 3 Bulan (12 Minggu)     1. Minggu ini letak rahim tepat di bawah tulang kemaluan (simpisis pubis).   (Image Source:Google)   2. Rahim Mom membesar hingga ukuran diameter 12-14 cm di minggu ini dan beratnya kira-kira seberat bola kasti. Diameter rahim Mom akan bertambah besar sekitar 1 cm tiap minggunya dan pada persalinan nanti, diameternya kira-kira 37-42 cm dengan berat 1,1 kilogram. Mom akan makin sering mengalami kram perut akibat rahim Mom yang membesar, terutama ketika Mom bergerak dengan cepat, batuk, atau bangun dari tidur. Kram otot pada bagian tubuh yang lain juga normal terjadi, tapi waspadalah bila kram semakin parah dan membuat Mom merasa sangat tidak nyaman. 3. Bila Mom perhatikan, telapak tangan Mom akan mulai memerah akibat pelebaran pembuluh darah dan tingginya kadar estrogen dalam tubuh Mom. Kemerahan tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah Mom melahirkan.  4. Jangan lalai membersihkan gigi dan rongga mulut setiap habis makan selama kehamilan. Infeksi seperti gingivitis dan periodontitis berkaitan dengan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. Infeksi gusi Mom bisa tertular ke janin melalui darah yang dialirkan oleh plasenta. Salah satu kuman yang berbahaya akibat infeksi yaitu Fusobacterium Nucleatum yang dapat menyebabkan keguguran. Selain itu, bakteri streptococcus mutans penyebab gigi berlubang bisa menyebar ke seluruh tubuh Mom melalui sirkulasi darah, mencapai jantung dan menyebabkan gangguan jantung pada ibu hamil. 5. Hindari memakai pakaian atau celana yang terlalu ketat yang dapat membahayakan pertumbuhan janin. Pakailah selalu pakaian yang nyaman dan longgar, atau lebih bagus bila Mom mulai membeli pakaian khusus ibu hamil.  6. Hormon kehamilan lebih stabil dibandingkan sebelumnya. Keluhan kehamilan seperti mood swing atau perubahan mood secara tiba-tiba, kelelahan, dan morning sickness. 7. Pada akhir trimester pertama dimana nafsu makan sudah membaik dan Mom tidak lagi kehilangan berat badan, rutinlah memenuhi asupan gizi Mom selalu dengan makanan bergizi dan bernutrisi untuk perkembangan optimal janin dalam kandungan Mom. 8. Mom bisa juga mengalami kulit kusam, lebih berminyak dan berjerawat selama hamil akibat perubahan hormon. Jadi jangan malas membersihkan dan merawat wajah yah Mom, dan hubungi dokter kulit bila jerawat Mom terbilang parah.  9. Tanda kehamilan lainnya seperti perubahan warna kulit (kloasma atau melasma) kemungkinan perlahan mulai muncul. 10. Mom akan mengalami sembelit saat hamil akibat otor perut yang kurang aktif dan semakin sering mengeluarkan gas. Minumlah air putih yang cukup, buah-buahan yang kaya serat untuk memperlancar pencernaan dan mencegah konstipasi/sembelit. 11. Libido Mom mulai meningkat. Walaupun hamil 3 bulan terbilang sudah cukup aman dari keguguran, sebakinya Mom membatasi hubungan intim saat hamil karena memicu kontraksi. Terutama Mom yang memiliki riwayat keguguran. Bila hubungan intim membuat flek bercak darah walaupun kehamilan Mom normal sekalipun, hindarilah hubungan intim sebisa mungkin. Mom perlu segera ke dokter kandungan untuk mendapatkan perawatan khusus atau obat penguat kandungan. 12. Selama kehamilan Mom akan mengalami urinary incontinence (inkontinensia urin) atau urine yang keluar dengan sendirinya dari kandung kemih tanpa terkontrol. Untuk mencegahnya atau mengurangi gejalanya, Mom bisa mencoba olahraga yang melatih bagian panggul Mom menjadi lebih kuat, disamping juga membantu memperlancar persalinan Mom nantinya.   (Image Source:Google)   13. Hindari aktivitas berlebihan yang memicu kelelahan. Jangan sampai karena gejala kehamilan yang Mom rasakan tidak terlalu parah, akhirnya membuat Mom bisa bekerja dan beraktivitas dengan semaunya.       Semoga bermanfaat!       Sumber: Hamil.co.id The Asian Parent Bidanku Aplikasi Teman Bumil