Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Manfaat Luar Biasa Daging Belut Bagi Bayi dan Anak

Belut adalah hewan licin yang terkadang membuat kita geli dan jijik. Pernah tidak moms memberikan belut pada MPASI anak? Saya termasuk yang sering mengolah makanan dari belut. Saya juga sering memberikan belut pada menu MPASI varo. Hal ini karena meurut saya belut mengandung banyak  sekali manfaat b

Belut adalah hewan licin yang terkadang membuat kita geli dan jijik. Pernah tidak moms memberikan belut pada MPASI anak? Saya termasuk yang sering mengolah makanan dari belut. Saya juga sering memberikan belut pada menu MPASI varo. Hal ini karena meurut saya belut mengandung banyak  sekali manfaat bagi anak. Berikut beberapa kegunaan konsumsi belut pada anak:   1. Meningkatkan Berat Badan Bayi Belut memiliki rasa yang gurih dan dapat meningkatkan nafsu makan bayi, selain itu juga kandungannya yang kaua akan protein, lemak dan mineral juga bisa mejadikannya sebagai BB Booster. Pemberian belut pada bayi harus memperhatikan bahwa anak dalam kondisi sehat dan tidak mengalami alergi ataupun masalah kesehatan lainnya.   2. Meningkatkan fungsi otot bayi Asam Amino Arginin yang terkandung dalam belut dipercaya dapat meningkatkan fungsi otot sehingga baik untuk mendukung keseimbangan tubuh agar bayi tidak memiliki masalah dalam berjalan.   3. Tubuh bayi berenergi Bayi dengan gizi dan nutrisi yang cukup tidak akan terlihat lemah dan sangat bersemangat. Bayi juga bisa jadi aktif dan tidak sering menangis. Kadar kalori pada belut sekitar 300 kkal per 100 gram dapat memberikan kalori yang tinggi sehingga bayi berenergi.   4. Menjaga dan meningkatkan fungsi mata Kandungan vitamin A yang tinggi pada belut sekitar 7093 IU per 100 gram ketika masuk dalam tubuh bisa digunakan sebagai bahan antioksidan alami untuk mencegah kerusakan mata. Bagian lapisan macula dan lensa pada mata bayi yang sedang berkembang akan menjadi sempurna dan bayi tidak terkena penyakit mata.   5. Membangun sel darah yang sehat Belut mengandung 18,7 gram protei setiap 100 gram daging belut yang dapat membuat bayi memiliki sel darah yang sehat sehingga bayi tidak terkena anemia ataupun bayi terlihat lesu.   6. Meningkatkan pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh Beberapa mineral seperti kalsium dan fosfor yang ada pada daging belut mmpu meukupi kebutuha mineral bayi dan mendukung perkembangan tulang bayi sehingga bayi terhindar dari kekurangan kalsium.   7. Meningkatkan focus dan kecerdasan bayi Asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6 juga terkandung dalam daging belut yang mampu menjaga fungsi otak dan meningkatkan kecerdasan bayi. Kedua nutrisi ini berguna untuk menstimulasi kerja otak bayi, meningkatkan fungsi sel- sel dalam otak bayi dan menjaga agar bayi bisa memiliki keseimbangan fungsi syaraf otak yang baik. Semua ini dapat menjadikan anak cerdas.   8. Mengendalikan emosi Konsumsi omega 3 dapat meningkatkan fungsi sensitifitas bayi termasuk untuk tekanan dan perasaan bayi. Kandungan omega 3 pada belut terbukti mencegah masalah emosi bayi seperti mudha marah, mudha menangis, cengeng, manja dan beberapa ganguan aktif lainnya seperti tantrum dan ciri- ciri anak autis.   9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Daging belut yang mengandung asam lemak sehat ternyata mampu memberikan fungsi dalam menjaga tubuh bayi tidak mudah sakit dan mencegah penyakit akibat kekurangan gizi. Selain itu, asam lemak baik juga meningkatkan system kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit infeksi dan beberapa penyakit karena system peradangan organ.   10. Mengatasi masalah alergi Kandungan omega 3 pada belut baik untuk mencegah alergi karena mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bayi jauh dari kondisi eksim, biduran, mual, muntah, dan bintik merah.   11. Sumber vitamin B12 Vitamin B12 pada daging belut dipercaya mampu mengatasi masalah alergi terkait asma, mengatasi masalah peredaran darah dalam tubuh, mencegah kerusakan fungsi DNA, menjaga system saraf dalam tubuh bayi serta menjadikan bayi lebih aktif.   12. Menjauhkan anak dari diabetes dan penyakit degenerative lainnya Daging belut tidak mengandung gula bahkan mampu mengurangi kemungkinan terkena diabetes tipe 2 secara signifikan. Bahkan daging belut mampu menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah/ hipertensi dan mengurangi resiko terkena artritis atau asam urat.   Setelah kita ketahui begitu banyaknya manfaat daging belut bayi bayi dan anak kita, maka daging belut bisa menjadi salah satu sumber protein yang masuk dalam list MPASI kita. Mengolah belut untuk MPASI mungkin menjadi suatu hal yang baru bagi moms dan pastinya bingung gimana mengolahnya karena belut licin dan sedikit berbeda dari protein yang kita olah biasanya.   Berikut tips mengolah belut untuk dijadikan MPASI bagi bayi dan anak:   1. Tetap lakukan pengujian apakah bayi atau anak alergi pada daging belut dengan memberikan daging belut (sebagai campuran baru) dengan jumlah kecil dan amati reaksinya. Apabila sehabis memakan daging belut terjadi gatal, bengkakpada mata, sesak nafas, dan gejala alergi lainnya maka bisa dipastikan anak mengalami alergi pada daging belut.   2. Kulit belut yang licin sebaiknya kita rendam air garam dan gosok- gosok sampai menjadi tidak licin lalu cuci dan bilas sampai bersih.   3. Buanglah bagian perut dari belut dengan menyayat panjang sisinya lalu dikeluarkan isi dan dicuci bersih.   4. Buang duri yang biasanya ada dibagian tengah belut.   5. Daging belut harus dimasak sampai benar- benar matang.   6. Daging belut dapat dicampur dalam bubur bayi, dapat dikukus, dipanggang, ataupun dicampur dalam sayuran, sup, dan lainnya seperti memasak protein hewani lainnya.   7. Kulit belut yang licin dan kenyal sebaiknya dipotong- potong ketika disajikan pada bayi dan anak.   8. Pilihlah belut yang ukurannya besar agar ada dagingnya yang banyak dan mudah untuk diolah.   Daging belut yang tidak kita telalu dekat ternyata memiliki manfaat yang luar biasa, yuk coba olah makanan MPASI dengan daging belut dan rasakan manfaat luar biasanya bagi anak kita