hamil
menyusui
hamil minggu
anak sakit
ASI
MPASI
Resep mpasi
GTM
review

Sterilizer Uap, Ultraviolet? Mending Beli Yang Mana?

Sterilizer tidak asinglah asing bagi Bunda, dianjurkan selesai penggunaan botol bayi ataupun dot har...

Sterilizer tidak asinglah asing bagi Bunda, dianjurkan selesai penggunaan botol bayi ataupun dot harus disterilisasi terlebih dahulu. Sterilizer dirancang untuk Bunda yang terburu-buru serta di desain dengan banyak tipe seperti tradisional, uap dan sinar ultraviolet.     Jenis-jenis sterilizer   1. Jenis tradisional: panci diisi dengan air mendidih,lalu masukan botol susu, dot dan perlengkapan lainnya untuk disterilisasi. Cara ini tersedia bagi Bunda yang tidak ingin menghabiskan uang untuk membeli sterilizer.       2. Jenis uap: jenis uap ini menggunakan prinsip sterilisasi dengan suhu tinggi, seluruh proses membutuhkan waktu 15 menit. Sangat membantu bagi Bunda yang ingein menghemat waktu. Tapi disisi lain fungsi uap ini tidak memiliki fungsi pengering, sehingga akan terdapat butir-butir air di dalam botol susu setelah selesai proses sterilisasai, dan membuat Bunda harus menaruh di tempat yang berangin untuk mengeringkannya. Diingatkan untuk membuang air yang terdapat di dalam sterilizer agar terhindar dari pembiakan bakteri.       3. Jenis ultraviolet: banyak Bunda khawatir botol plastik akan mengeluarkan racun (bisphenol A) setelah sterilisasi suhu tinggi, dan memilih sterilizer jenis UV. Namun, ada Bunda netizen yang bilang bahwa sinar ultraviolet tidak dapat menembus objek, hanya dapat sampai di permukaan botol saja, dan ditambahkan lagi sinar UV tidak dapat terlihat, sehingga tidak dapat dipastikan bagian dalam dot, tutup botol sudah benar-benar bersih atau belum.     4. Jenis uap + pengeringan: jenis ini  dapat mencegah protein susu dalam botol mengendap, juga dapat menjaga bagian dasar sterilizer tetap kering. Tentunya memiliki fungsi untuk mengurangi pertumbuhan bakteri serta bau yang tidak sedap.         Cara membersihkan sterilizer   Setelah menggunakan alat sterilisasi dalam jangka waktu yang lama, maka akan terdapat kerak di bagian dasar sterilizer. Bunda tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk menyikatnya, berikut tips untuk membersihkan sterilizer:     1. Cairan pembersih kerak: gunakan cairan yang mengandung 100% asam sitrat, dijamin dapat menimbulkan khasiat yang ampuh.     2. Cuka putih: cuka putih memiliki asam asetat, yang memiliki fungsi menghilangkan bau. Sekitar 5% dari produk cuka mengandung asam asetat, yang mudah didapatkan sehingga Bunda dapat mempertimbangkannya!   3. Asam sitrat: asam ini termaksud dalam pengawet alami yang diambil dari buah jeruk, juga termaksud asam yang dapat ditambahkan di dalam makanan dan minuma serta telah menjadi pembersih alami yang umum digunakan       Rekomendasi sterilizer   Combi   Keunggulan:   1. Pengeringan dan sterilisasi panci yang Pro, dapat mensterilisasi 9 botol sekaligus   2. Sterilisasi + pengeringan dilakukan terpisah, dan memiliki banyak kegunaan   3. Daya otomatis mati, diperlengkapi langkah-langkah perlindungan keamanan