Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

7 Tips Cara Membuat Susu Bayi

Membuat susu buat si kecil adalah suatu tindakan yang sangat sederhana, akan tetapi sebenarnya ada banyak pembelajaran yang perlu diperhatikan, contohnya berapa suhu yang tepat untuk membuat susu, masukan air duluan atau susu bubuk duluan, kapan kita sebagai orang tua harus mengganti susu formula da

Ayah Bunda masih membuat susu bayi dengan air panas bersuhu 40°C? Jangan sampai cara pembuatan susu yang salah malah mempengaruhi tumbuh kembangnya si kecil. Membuat susu buat si kecil adalah suatu tindakan yang sangat sederhana, akan tetapi sebenarnya ada banyak pembelajaran yang perlu diperhatikan, contohnya berapa suhu yang tepat untuk membuat susu, masukan air duluan atau susu bubuk duluan, kapan kita sebagai orang tua harus mengganti susu formula dan masih banyak pertanyaan lainnya.  Berikut adalah contoh-contoh pertanyaan yang sering kali dipertanyakan oleh new parents, untuk Ayah Bunda yang bukan new parents, dibaca juga yah, sekalian mengetes diri sendiri apakah selama ini Ayah Bunda membuat susu dengan tepat? 1. Berapa suhu yang perfect untuk membuat susu? Jawaban: 70°C Biasanya waktu dengar bayi menangis menandakan bahwa dia lapar, oleh sebab itu orang tua mungkin akan panik dan mungkin cuma akan fokus dengan bagaimana cara paling cepat untuk menghentikan tangis bayi, yaitu cepat-cepat buat susu. Jadi untuk mempercepat pembuatan susu bayi, mungkin orang tua cuma akan masak air sampai suhunya mencapai 40°C, tapi langkah ini malah akan membuat si bayi beresiko terkena kuman. Karena susu formula bayi sebenarnya tidak sepenuhnya steril, masih umum bagi susu formula bayi apabila terkontaminasi selama proses pembuatannya, bahkan di negara maju sekalipun. Maka itu Salmonella, Listeria, dan lain-lain kemungkinan besar bersembunyi di susu.  Susu harus dibuat dengan air bersuhu 70°C, bukan berarti si kecil juga minum air dengan suhu ini, bisa-bisa mulut dan tenggorokannya terluka. Dianjurkan supaya suhunya bisa cepat turun, Bunda bisa taruh botol di bawah keran air dingin. 2. Boleh gak sih buat susu pakai air mineral? Jawaban: Gak boleh Dilarang buat susu pakai air mineral yah, Ayah Bunda. Karena air mineral, seperti yang kita tahu dari namanya saja sudah ada kata 'mineral'-nya, berarti air ini mempunyai kandungan mineral. Karena si kecil masih kecil, belum tentu mineral yang berada dalam air sudah dapat dicerna oleh dia, jadi kalau mau bikin susu, pakai air putih saja.  3. Pas bikin susu, masukin air dulu ke dalam botol atau masukin susu duluan? Jawaban: Masukin air dulu baru masukin susu bubuk Ini karena kalau masukin air dulu, bubuk susu akan lebih mudah larut dalam air tanpa menghasilkan banyak gelombang gelombang udara yang mungkin akan mengakibatkan si kecil jadi kembung.  Misalnya Bunda masukin air 30 ml dan masukan satu sendok susu bubuk, nanti susu yang akan dihasilkan akan menjadi 40 ml, ini barulah cara membuat susu yang benar. Susu akan menjadi lebih banyak daripada air yang dimasukan saat awal.  4. Gimana cara mengocok susu yang benar supaya susu bubuk bisa larut dengan baik dalam air? Jawaban: Diguncangkan ke kanan dan kiri, seperti membuat lingkaran. Jangan dikocok atas bawah. Soalnya kalau dikocok atas dan bawah gampang menghasilkan gelembung udara yang akan membuat si kecil kembung, jadi disarankan untuk kocok kiri kanan. 5. Susu yang sudah dibuat, boleh disimpan berapa lama? Jawaban: Jangan lebih dari 2 jam. Kalau si kecil makan dengan normal, biasanya dalam kirim waktu 50 menit - 1 jam akan menghabiskan susu seporsinya (takaran susu tiap anak berbeda karena nafsu makan yang berbeda), bila dalam 1 jam si kecil belum menghabiskan susunya, lebih baik Ayah Bunda konsultasi ke dokter. 6. Kapan si kecil harus ganti susu formula jenis lain atau ke umur selanjutnya? Jawaban: Sebenarnya tidak perlu Banyak beredar susu formula untuk berbagai umur bayi di pasaran, tapi menurut informasi dari dokter anak sebenarnya tidak perlu mengganti-ganti jenis susu kecuali disarankan oleh dokter untuk menggantinya atau demi kebutuhan khusus si kecil. Susu formula dengan berbagai golongan umur di pasaran hanyalah suatu cara marketing susu tersebut, sebenarnya kalau dari sisi medical, tidak ada keharusan untuk mengganti jenis susu. Sangat dianjurkan untuk memberi ASI esklusif setidaknya sampai si kecil umur 6 bulan. 7. Kapan mulai minum susu untuk pertumbuhan? Jawaban: Tidak perlu Kenapa? Alasannya sama seperti di atas, tidak perlu ganti-ganti susu. Untuk anak yang telah berumur 1 tahun, sebenarnya tidak apa bila memulai mengkonsumsi soya milk atau susu sapi biasa, tidak perlu minum susu formula lagi. Bagaimana new parents? Semoga artikel ini bisa membantu, yah.