Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Kapan Waktu yang Tepat untuk Hamil Anak Ke-2? Setelah Caesar Boleh Normal?

Kami yakin setiap Moms pasti pernah bertanya pada diri sendiri maupun orang lain mengenai hamil anak kedua. Kapan hamil anak kedua? Apakah saya sudah siap untuk hamil anak kedua? Saat Moms punya pertanyaan seperti ini, alangkah baiknya bila Moms pertimbangkan dulu hal-hal berikut

Moms dan suami masih berpikir mau hamil anak kedua atau tidak? Anak pertama dan anak kedua beda berapa tahun akan lebih baik untuk suami istri? Mungkin pertanyaan ini adalah pertanyaan paling sering didengar saat Moms sudah mempunyai anak pertama, mungkin pertanyaan ini juga yang bikin Moms stress?   Hamil anak kedua?? Kami yakin setiap Moms pasti pernah bertanya pada diri sendiri maupun orang lain mengenai hamil anak kedua. Kapan hamil anak kedua? Apakah saya sudah siap untuk hamil anak kedua? Saat Moms punya pertanyaan seperti ini, alangkah baiknya bila Moms pertimbangkan dulu hal-hal berikut:   1. Kondisi fisik dan mental   Dari segi fisik, lebih baik bila anak pertama dan kedua berselisih minimal satu tahun, berikan pemulihan yang penuh pada rahim dan tubuh Moms. Untuk Moms yang hamil tua (hamil diatas umur 30 tahun) resiko Anda lebih tinggi, oleh sebab itu disarankan untuk pemulihan total, bila Anda dikejar waktu untuk hamil anak kedua, konsultasikanlah ke dokter kandungan. Bila anak pertama sudah berusia 2-3 tahun, usia ini adalah usia dimana si kecil sangat aktif dan sagat butuh teman bermain. Pada saat ini mungkin Anda juga berpikir untuk hamil anak kedua, Moms harus pertimbangkan waktu dan kondisi tubuh. Karena saat hamil Moms tetap harus menemani anak pertama, tetap harus membuat MPASI untuk dia. Hamil anak kedua sama dengan hamil anak pertama, Moms akan melewati morning sickness, capai, kontraksi, membuat MPASI buat anak kedua. Apabila Moms sudah pertimbangkan ini semua dan Moms sanggup, tandanya Moms siap untuk hamil anak kedua.   2. Kondisi finansial   Banyak orang tua mungkin berpikir apabila mereka mempunyai anak kedua berarti pengeluaran akan menjadi dua kali lipat, tapi pengeluaran memang akan bertambah dikarenakan adanya personel tambahan di keluarga, tetapi kami pikir dengan hadirnya anak kedua itu merupakan nilai lain yang tidak bisa dilihat hanya dari pengeluaran. Contoh anak pertama yang tadinya mungkin lebih egois, bisa menjadi lebih simpati dan lebih dewasa dikarenakan lahirnya anak kedua. Anak pertama dilatih untuk berbagi karena dia bukan satu-satunya anak kecil di keluarga lagi.  Silahkan Moms pertimbangkan mana yang mempunyai nilai lebih untuk keluarga, karena kedatangan anak kedua tidak bisa diukur hanya dari pengeluaran financial.   3. Lain-lain   Apakah kakek nenek si kecil mendukung hadirnya anak kedua? Apakah orang tua masih mempunyai waktu untuk menemani anak kedua? Moms dan suami harus mempertimbangkan semua faktor yang mungkin berhubungan dengan kedatangan anak kedua.       Apa perbedaan anak pertama dan anak kedua?   Saat hamil anak pertama dan kedua, Moms akan sama lelahnya. Yang mungkin berbeda adalah Moms akan lebih tenang saat hamil anak kedua, karena Moms sudah berpengalaman. Tapi ada hal-hal yang Moms harus perhatikan saat hamil anak kedua:   1. Gerak rahim anak kedua lebih cepat dari anak pertama?   Betul, ini dikarenakan karena Moms sudah pernah mengalami gerak rahim saat hamil anak pertama, jadi Moms akan lebih cepat mengenali gerak rahim di anak kedua.   2. Frekuensi morning sick saat hamil anak kedua lebih jarang daripada saat hamil anak pertama?   Betul, tapi tidak semua orang sama, mungkin sebagian Moms akan merasakan morning sick yang sama saat hamil anak pertama.   3. Proses melahirkan anak kedua lebih cepat daripada anak pertama?   Betul, tapi hal ini tidak berlaku pada Moms yang jeda mengandung anak pertama dan kedua lebih dari lima tahun.   4. Anak pertama caesar, anak kedua boleh normal tidak?   Untuk teknologi sekarang, melahirkan secara normal setelah operasi caesar tetap memiliki resiko yang cukup tinggi, karena mungkin terjadi pendarahan saat melahirkan secara normal. Apabila benar-benar ingin melahirkan anak kedua secara normal, lebih baik dipertimbangkan dahulu besar kecilnya anak kedua dan tentunya konsultasikan ke dokter kandungan.   Baca juga # Penyebab Kehamilan Resiko Tinggi # Tips Mencegah Strecth Mark Saat Hamil