Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

10 Makanan yang Harus Diwaspadai saat Menyusui

Beberapa ahli medis mengatakan tidak ada pantangan makanan untuk ibu menyusui. Meski demikian, tidak

Setelah mengandung selama 9 bulan, tugas Anda sebagai seorang ibu terus berlanjut dengan memberikan ASI eksklusif buat Si Kecil. Beberapa ahli medis memang mengatakan tidak ada pantangan makanan tertentu untuk ibu menyusui. Meski demikian, tidak ada salahnya  Anda berhati-hati terhadap beberapa makanan berikut ini :   1. Kafein   Secangkir kopi mengandung 135 mg kafein yang belum dapat dicerna dengan baik oleh bayi. Selain itu, Lovneet Batra, ahli nutrisi klinis Fortis La Femme dari New Delhi mengatakan, "Hindari minum kopi lebih dari dua cangkir sehari, karena kafein yang terkandung dalam ASI akan membuat bayi Anda gelisah dan membuat tidurnya terganggu."   2. Cokelat   Sama seperti kopi dan soda, cokelat juga mengandung kafein. Setidaknya ada 5 sampai 35 mg kafein dalam sebatang coklat 28 gram. Hindarilah coklat sama sekali jika bayi Anda menjadi rewel setelah Anda makan cokelat.   3. Brokoli dan kembang kol   Meski menyehatkan, brokoli dan kembang kol adalah jenis sayuran yang mengandung gas, sehingga membuat ASI akan lebih sulit dicerna, dan bisa menyebabkan bayi menjadi rewel.   4. Waspadai alergi akibat putih telur   Telur adalah salah satu sumber protein terbaik. Namun putih telur bisa mengakibatkan alergi pada beberapa bayi. Anda bisa mengetahui apakah bayi Anda alergi terhadap putih telur dengan memperhatikan gejala alergi setelah Anda mengkonsumsi produk mengandung telur, seperti cake dan es krim.   5. Bawang putih   Meski sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, bawang putih mengandung gas yang menyebabkan bayi menjadi rewel.Selain itu, bayi bisa saja menolak untuk menyusu karena bawang putih akan mempengaruhi rasa ASI selama kurang lebih dua jam setelah Anda memakannya.   6. Jeruk asam   Buah-buahan memang dianjurkan sebagai makanan untuk ibu menyusui. Namun jeruk memiliki kadar asam yang tinggi sehingga dapat mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan. Batasi konsumsi jeruk jika bayi tampak tidak tenang setelah Anda makan buah jeruk.   7. Ikan yang tinggi kadar merkurinya   Ikan sering direkomendasikan sebagai makanan yang kaya akan protein. Akan tetapi meluasnya pencemaran lingkungan mengakibatkan tubuh ikan tercemar beberapa jenis logam berat, terutama merkuri. Pilihlah ikan yang lebih aman untuk melengkapi makanan untuk ibu menyusui, karena merkuri menyebabkan anak mengalami gangguan kognitif, motorik dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Ikan air tawar dapat menjadi pilihan yang baik, sedangkan kerang biasanya sangat mudah menyimpan endapan merkuri di dalamnya.   8. Hati-hati dengan alergi jagung   Meski awalnya sulit terdeteksi, beberapa bayi mungkin bisa mengalami alergi jagung.   9. Hati-hati dengan alergi susu sapi   Mungkin Anda pernah mendengar tentang sejumlah bayi yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi. Bila si Kecil mengalami alergi susu sapi, produk susu yang Anda makan seperti yogurt dan keju juga akan 'mencemari' ASI Anda dan dapat mengakibatkan bayi kolik serta muntah.   10. Bayi juga bisa alergi kedelai    indarilah tempe, tahu dan produk berbahan dasar kedelai lainnya jika bayi Anda menjadi rewel setelah Anda memakan produk kedelai. Ini bisa jadi pertanda kalau bayi Anda alergi dengan kedelai dan ia pun tidak mau menyusu.   Sumber: theasianparent.com