Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Pentingnya Hubungan Ayah & Anak

Dalam sebuah keluarga, kedekatan antaranggota biasanya berdasarkan gender. Misal, anak lelaki lebih dekat dengan ayahnya dan anak perempuan lebih banyak menghabisan waktu bersama ibunya.

Dalam sebuah keluarga, kedekatan antaranggota biasanya berdasarkan gender. Misal, anak lelaki lebih dekat dengan ayahnya dan anak perempuan lebih banyak menghabisan waktu bersama ibunya. Namun jangan salah, seorang anak perempuan sangat membutuhkan sosok ayah dalam masa tumbuh kembangnya.   "Seorang anak perempuan harus menjalin kedekatan relasi dengan ayahnya. Hal ini dimaksudkan agar si ayah mempengaruhi pembentukan karakter kemandirian putrinya dan memiliki kekuatan dalam berpendapat. Kemandirian dan kedewasaan seorang perempuan, sangat ditentukan dengan relasinya dengan sang ayah sejak masa kanak-kanak, remaja dan dewasa," demikian menurut Michael Austin profesor filsafat di Eastern Kentucky University Amerika Serikat.   Menurutnya, seorang anak perempuan yang menjalin relasi yang karib dengan ayahnya semasa tumbuh kembang, akan lebih realistis menghadapi dunia. "Dampingi terus anak perempuan Anda sejak masih masih kanak-kanak hingga beranjak dewasa. Ajari dia tentang sosok pria selain ayahnya. Juga ajari dia dalam menghadapi masalah-masalah hidup. Selain itu, ayah jangan segan-segan meminta maaf bila tak sengaja melukai hatinya atau ingkar janji. Dengan relasi yang kuat, anak perempuan Anda akan menjadi pribadi yang mandiri ke depannya dan akan terus menghargai Anda sebagai ayahnya," papar Michael.   Sementara itu, Dr. Carol Langlois seorang konsultan pendidikan dan terapi mengatakan bahwa kedekatan seorang anak perempuan dengan ayahnya, paling lambat harus dimulai sejak si anak  berusia 2 tahun. Dalam mendampingi putrinya bertumbuhkembang, seorang ayah sebaiknya menyemangati sang putri sejak usia dini. Mencoba hal baru dan biarkan sang anak berbuat kesalahan agar bisa belajar dari kesalahan tersebut. "Jangan bebani anak Anda dengan banyak larangan karena hal itu tidak akan membuatnya menjadi pribadi mandiri dan aktif. Dia akan selalu menunggu persetujuan dari orangtuanya atas segala sesuatu sehingga pada usia dewasa nantinya, dia akan menjadi pribadi yang peragu dan tak bisa mengambil keputusan dengan cepat," urainya.   Menurutnya, adalah penting membiarkan seorang anak perempuan mengikuti proses atas segala sesuatu yang dia lakukan. "Seorang perempuan yang tumbuh karena relasi positif dan karib dengan orangtuanya, terutama dengan ayahnya, dia akan memiliki kepercayaan diri yang besar, bisa mengatur emosinya serta memiliki teman-teman yang baik dan karib," ujar Carol. [sheknows.com dan worldofpsychology.com]   Sumber: www.lintas.me