Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Tips Menyeleksi Mainan untuk Anak

Dunia anak adalah dunia bermain, pada kenyataannya, tidak semua permainan cocok untuk si kecil. Beri

Dunia anak adalah dunia bermain, apalagi bagi anak yang berusia 1-5 tahun. Pada usia seperti ini, anak-anak berkembang dengan rasa ingin tahu yang sangat besar. Sehingga apapun yang belum pernah dilihatnya selalu ingin disentuhnya dan dimainkannya. Sebagai orangtua yang memiliki anak kecil atau balita, Anda pasti selalu ingin memuaskan keinginan anak atau membuat anak Anda senang dengan membelikan mereka mainan. Ada begitu banyak pilihan mainan yang dijual di pasaran yang diciptakan khusus untuk anak-anak. Tetapi, pada kenyataannya, tidak semua permainan yang diciptakan untuk anak tersebut aman untuk dimainkan oleh anak-anak Anda. Berikut beberapa informasi mainan yang tidak sebaiknya Anda belikan bagi si kecil.   1. Mainan yang kurang sopan   Ada banyak pilihan boneka yang lucu dan cantik yang dapat Anda belikan bagi si kecil. Tetapi saat ini, ada juga boneka yang menggunakan kostum yang kurang pantas. Biasanya, boneka seperti ini memakai kostum yang minim dengan riasan wajah yang sangat menor atau menonjol. Sepertinya si kecil kurang cocok dengan boneka seperti ini karena gadis kecil belumlah pantas untuk mengetahui tetang gaya perpakaian minim dan make up seperti orang dewasa.   2. Balon   Meskipun balon memiliki warna warni yang begitu indah selalu menarik perhatian si kecil, ternyata balon tidak disarankan untuk acara-acara anak balita. Karena, balon memiliki tekstur yang mirip dengan kue lapis atau jeli yang kenyal, sehingga menggairahkan untuk dimakan si kecil yang belum mengerti.   3. Mainan tokoh kartun yang jahat   Dalam masa pertumbuhan balita, mereka sangat peka dalam memperhatikan sekelilingnya. Sehingga sering kali, apa yang dilakukan orangtuanya atau bahkan yang dilihatnya di televisi, sering mereka tirukan. Pada usia balita ini, jangan memberikan mereka mainan-mainan dari tokoh kartun dengan watak yang jahat. Karena ketika anak memainkan mainan itu, anak akan meniru tokoh kartun tersebut, bahkan peniruan ini bisa berlanjut pada perilakunya sendiri.   4. Mainan yang berbahaya   Banyak mainan yang tidak sepantasnya diberikan bagi anak balita, misalnya mainan yang tajam seperti pedang-pedangan karena jika si kecil memainkan permainan ini tanpa pengawasan Anda, benda tajam itu dapat mengenai matanya atau bahkan melukai tubuhnya. Atau mainan yang catnya mudah terkelupas. Jika cat itu terkelupas, dan warna warni dari cat tersebut menarik perhatian si kecil, bisa saja cat itu ditelannya, padahal cat bukanlah makanan yang bisa dicerna tubuh.   5. Mainan yang mengandung kekerasan   Pada usia balita, jauhkan buah hati Anda dari mainan yang mengandung unsur kekerasan, seperti pistol-pistolan, laser atau permainan boxing dengan menggunakan sarung pemukul. Karena mainan ini dapat membahayakannya dan secara tidak langsung Anda telah memperkenalkan buah hati Anda dengan tindakan kekerasan.   6. Mainan yang tidak dapat dicuci   Anak balita yang tidak tahu apa-apa, tidak jarang ketika melihat mainan yang lucu atau menarik, selalu ingin mencobanya dan memakannya. Padahal, mainan-mainan tersebut kotor dan dapat menyebarkan kuman penyakit. Untuk itu, jika ingin membelikan mainan buat buah hati Anda, belikanlah mainan yang dapat dicuci, agar Anda bisa menjaga kebersihan mainan anak-anak Anda.   Sumber: Keluarga.com