Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Hal Yang Bisa Dipelajari Ayah

Di negeri Korea ada tradisi merayakan 100 hari lahirnya seorang bayi. Tapi bagi Robert Manni, seorang penulis dan juga direktur BrandEnable Marketing, walaupun dirinya bukan warga Korea tapi, belajar banyak dari anaknya yang baru lahir. Robert mengaku bahwa anaknya mengajarkan beberapa hal dalam 100

    Memiliki bayi kecil yang baru lahir memang sebuah anugerah bagi seorang ayah. Simak cerita seorang ayah yang mendapat banyak pelajaran dari bayi kecilnya.   Di negeri Korea ada tradisi merayakan 100 hari lahirnya seorang bayi. Tapi bagi Robert Manni, seorang penulis dan juga direktur BrandEnable Marketing, walaupun dirinya bukan warga Korea tapi, belajar banyak dari anaknya yang baru lahir. Robert mengaku bahwa anaknya mengajarkan beberapa hal dalam 100 hari pertama kelahirannya.     1. Belajar Tentang Kejujuran   Ketika bayiku menginginkan sesuatu entah itu makanan, ganti diaper, tidur, atau sekedar ingin digendong, Ia memanggilku dengan cara yang betul-betul menarik perhatianku. Suaranya. Dengan suaranya yang menggemaskan itu, ia melambaikan tangannya. Dari situ terlihat kejujurannya bahwa ia menginginkan sesuatu sungguh terpancar dari wajahnya. Ketika ia bahagia, wajahnya pun memancarkan rasa bahagia yang jujur. Tak ada manipulasi, tak ada kebohongan. Anakku memancarkan kejujuran yang mengajarkanku bahwa kejujuran adalah hal yang penting di dalam hidup ini. Terima kasih anakku, kau mengingatkan aku untuk selalu jujur lewat tawamu, gumam, dan tangismu.   2. Belajar untuk Peduli   Tidak seperti jerapah, bebek, atau kuda, bayi manusia tidak ke luar dari perut ibunya bersama dengan banyak anak lainnya. Anak bayi lahir ke dunia sendirian, kedinginan, tak bisa melakukan apa-apa kecuali makan, buang air, menangis, dan tidur. Si kecil mengajarkanku bahwa ia membutuhkan pertolongan orangtuanya. Dalam ketakberdayaannya, ia membutuhkanku sebagai ayah untuk berada di sisinya setiap jam, setiap waktu. Dalam ketakberdayaannya, ia mengajarkanku bahwa kita harus belajar untuk menghadapi dunia ini sendirian. Aku belajar agar tidak sembarang menghakimi seseorang karena tidak semua orang berpikiran sama denganku. Terimakasih anakku, kau mengingatkan aku untuk lebih sensitif, lebih peduli dengan keadaan dan orang-orang di sekitarku.     3. Belajar untuk Rendah Hati   Aku memiliki keegoisan seorang lelaki yang sangat tinggi, tapi anakku mengubah segalanya. Tak ada yang bisa menahanku dari rasa sayang ketika melihatnya menutup matanya erat-erat, memutar kepalanya saat melihat sesuatu, dan pergerakan kecil lainnya. Ia tak peduli bahwa siang ini akulah pemimpin rapat dan pengambil keputusan untuk sebuah budget yang berharga miliaran dollar. Di hadapan anakku, aku bukanlah seorang petinggi perusahaan, tapi aku adalah seorang ayah. Belajar untuk rendah hati, itulah yang aku rasakan saat melihatnya. Terimakasih anakku, kau mengingatkanku untuk rendah hati dan tak pernah jumawa dengan segala sesuatu yang aku miliki.   4. Belajar untuk Sabar   Ketika anakku lahir, aku mencoba untuk menjadi stay-at-home-dad untuk beberapa bulan. Hari-hari pertama mengasuh anakku betul-betul tantangan yang berat. Lelaki kecilku selalu menangis ketika aku tidak memberikannya perhatian penuh. Awalnya aku merasa frustasi karena tangisannya. Tapi makin lama, aku merasa bahwa si kecil adalah prioritas utamaku. Aku selalu merindukan tangisannya, ingin selalu memeluknya. Aku belajar bersabar mengatasi tangis dan mengganti popok serta membersihkan muntahnya. Dari dia aku belajar untuk bersamar menghadapi klien dan juga orang lain. Terimakasih anakku, kau telah mengajarkanku kesabaran.   5. Belajar untuk Merasa Bahagia   Aku suka melihat anakku tidur, makan, terbangun, dan tersenyum. Setiap hari bersamanya adalah anugerah. Aku tidak pernah mengerti makna bahagia dari sebuah kesederhanaan sebelum bayiku lahir. Kini, aku bisa bahagia cukup dengan menghabiskan waktu bersama my baby boy. Seratus hari belum apa-apa. Ini barulah permulaan kisah hidup kami. Aku mencintai anakku.   Itulah hal-hal indah yang bisa dipelajari seorang ayah dari bayi kecilnya. Bagaimana denganmu?     Sumber: fimela.family Baca juga # Tips Menjadi Ayah Terbaik # Peran Ayah dalam Hidup Anak