Constructive Eati
NAOMIITO
ASI
anak
me
hamil
Bayi
Ibu
MPASI

Jangan Katakan 4 Hal Ke Ibu Baru

Sewaktu pacaran, akan banyak orang yang akan mulai menanyakan kepada anda kapan menikah. Dan setelah menikah, mereka akan mulai menanyakan kepada anda kapan mempunyai anak dan setelah anda mempunyai anak, orang di sekitar anda akan mendadak menjadi sangat perhatian

Sewaktu pacaran, akan banyak orang yang akan mulai menanyakan kepada anda kapan menikah. Dan setelah menikah, mereka akan mulai menanyakan kepada anda kapan mempunyai anak dan setelah anda mempunyai anak, orang di sekitar anda akan mendadak menjadi sangat perhatian, seperti [ kapan akan melahirkan anak kedua? Bayi anda akan kedinginan apabila berpakaian seperti itu! Dan lain sebagainya ] setelah melahirkan, hormon tubuh juga akan mengalami perubahan sehingga membuat Ibu yang baru melahirkan menjadi lebih sensitif. Perhatian yang berlebihan sering membuat Ibu yang baru melahirkan merasa tertekan, terkadang sampai menangis. Sebenarnya hal apa saja yang menganggu para Ibu?   1. Perhatian yang berlebihan dari para tetua   Sebagai seorang Ibu baru yang belum berpengalaman, mencari bantuan kepada orangtua atau orang yang lebih berpengalaman merupakan hal yang wajar. Tetapi karena zaman yang telah berubah, dan pandangan yang ada kalanya tidak sejalan, sering membuat kita merasa terpaksa dalam mengikuti arahan mereka. Seperti [ apakah bayi demam? kenapa dia bersin – bersin terus?  ] , [ kenapa memakaikan pakaian seperti ini? Mereka akan kedinginan! ] padahal cuaca di luar sedang sangat panas, dan tidak jarang akan menimbulkan perdebatan sewaktu kita berdiskusi dengan mereka.   2. Orang asing yang suka memegang bayi   Karena penampilan bayi yang lucu, tentunya banyak orang yang akan memperhatikannya  ketika anda membawa anak anda keluar. Sekedar memandang tentunya tidak menjadi masalah, tetapi sering juga banyak orang yang memegang wajah bayi, mencubitnya sebentar dan mengelus elus kepalanya. Ini sungguh sangat menyebalkan, karena sentuhan itu mungkin saja dapat menyebabkan bayi mengalami alergi.   3. Memaksa memberikan ASI   Dari sebelum lahir, orang – orang di sekitar anda selalu mengatakan kepada anda untuk memberikan ASI. Dan setelah anak lahir, tiga bulan kemudian anda menemukan bahwa ASI anda tidak berjalan lancar dan merasakan rasa nyeri yang sangat menyiksa di payudara anda sehingga membuat anda ingin menangis. Tetapi orang disekitar anda masih memaksa anda untuk memberikan asi dan terus mengatakan bahwa kalau cara menyusui anda salah. Bahkan mengatakan ibu yang tidak menyusui bukanlah ibu yang baik.   4. Orang yang selalu menyuruh anda untuk sabar   Tidak semua orang yang bisa menjadi seorang ibu begitu di lahirkan, menjadi seorang ibu memerlukan sebuah proses. Disaat seperti ini, Ibu baru sangat membutuhkan dukungan, bukan perkataan yang menyalahkan seperti [ kamu harus lebih sabar, masa kamu tidak bisa mengerjakannya tanpa bantuan orang lain, kenapa hal kecil seperti ini saja harus mengeluh? ] yang ingin kita dengarkan adalah perkataan yang menghibur, [ anda telah bekerja keras! Jangan lupa beristirahat dan jangan terlalu kelelahan! ] dan perkataan – perkataan menghibur lainnya.