Home » Ragam » Cegah Pemalsuan AJB, PT GBP Guna Berkah Propertindo Edukasi Masyarakat

Cegah Pemalsuan AJB, PT GBP Guna Berkah Propertindo Edukasi Masyarakat

PT GBP Guna Berkah Propertindo menyadari akan pentingnya edukasi mengenai AJB. Masih banyak masyarakat yang belum tahu tentang fungsi dan kegunaan AJB. Padahal, ini adalah salah satu dokumen penting ketika anda hendak membeli suatu properti.

Baik dalam bentuk bangunan (rumah, apartemen ataupun ruko) hingga lahan kosong (tanah). Untuk itu, anda juga harus tahu apa sebenarnya fungsi dokumen ini dan hal yang terkait di dalamnya. Agar setiap pembelian dan penjualan properti semua terjadi dengan maksimal.

Bedah Lengkap AJB Bersama PT GBP

Pertama-tama, kita perlu memahami apa itu AJB. AJB sebenarnya singkatan dari Akta Jual Beli. Dokumen ini menjadi sebuah bukti sah tentang transaksi jual beli properti yang anda lakukan. Sehingga, jika terjadi masalah bisa menjadi salah satu barang bukti kuat di pengadilan.

Karena ini adalah dokumen penting, maka Akta Jual Beli tidak bisa anda buat secara sembarangan. Anda selaku pembeli maupun penjual harus melibatkan pihak ketiga dengan badan hukum yang legal. Misalnya adalah notaris agar AJB tersebut menjadi sah dan legal di mata hukum.

Fungsi Akta Jual Beli

Adapun fungsi AJB adalah:

  • Menjadi bukti yang sah dan legal (kuat) jika nantinya salah satu dari kedua belah pihak. Baik penjual maupun pembeli yang melanggar ketentuan yang sudah disepakati bersama.
  • Dokumen sah yang memuat perjanjian dan kewajiban penjual dan pembeli saat transaksi jual beli dilaksanakan.
  • Menjadi salah satu bukti kewajiban bagi penjual maupun pembeli dalam menyelesaikan kewajiban dan hal mereka saat transaksi jual beli terjadi.

Tips Terhindar Pemalsuan AJB dari PT GBP Guna Berkah Propertindo

PT GBP juga menghimbau masyarakat mengetahui apa saja syarat dalam pembuatan AJB. Karena ini adalah dokumen sah dan legal. Maka, anda yang ingin bertransaksi jual beli properti harus mengetahuinya. Syarat pembuatan akta jual beli yang sah adalah:

  • Pajak jual beli saat transaksi berlangsung harus segera dibayarkan.
  • Didampingi oleh petugas PPAT dan akan dibuatkan 2 salinan AJB yang asli.
  • Saat pembuatan, harus dihadiri lengkap oleh kedua belah pihak (penjual dan pembeli). Atau, dihadiri oleh ahli waris (surat kuasa).
  • Beban biaya pembuatan AJB sebanyak 1% dari total Nilai transaksi jual beli.

Jika syarat di atas sudah terpenuhi. Maka, ands bisa lanjut dengan cara pembuatan AJB. Berikut alur pembuatan dari akta jual beli yang sah:

  • Penjual dan pembeli harus terlebih dahulu mengurus PPJB. PPJB ini adalah perjanjian pengikat jual beli.
  • Jika sudah mengurus PPJB, maka petugas PPAT akan memeriksa dokumen PBB dari properti yang diperjual belikan.
  • Kemudian, SHM atau Sertifikat Hak Milik akan dimintai oleh petugas PPAT.
  • PBB ini akan diperiksa secara detail dan secara langsung. Jika terdapat kendala seperti tunggakan maka pengurusan tidak bisa dilanjutkan. Namun, jika tidak ada masalah maka akan masuk lada pembiayaan.
  • Pembayaran PPh dan BPHTB.
  • Pengurusan balik nama untuk melanjutkan proses pembuatan AJB.

Selain mengetahui proses pembuatan akta jual beli di atas. Menurut PT GBP anda juga harus bisa memastikan dan membedakan mana AJB palsu dan yang sah. Sebab, jika tidak sah atau palsu maka tidak akan berfungsi sebagai salah satu dokumen penting di hukum negara. Jadi, jangan sampai tertipu.

Leave a Comment