hamil
anak sakit
makanan
menyusui
MPASI

6 Tips Berlibur Bagi Ibu Hamil

Musim Liburan telah tiba! Bagi Mommy yang tengah hamil biasanya khawatir untuk liburan bersama keluarga karena harus melakoni perjalanan jauh dengan pesawat atau mobil. Meski sedang hamil, bukan berarti Anda tidak bisa pergi berlibur.

Musim Liburan telah tiba! Bagi Mommy yang tengah hamil biasanya khawatir untuk liburan bersama keluarga karena harus melakoni perjalanan jauh dengan pesawat atau mobil. Meski sedang hamil, bukan berarti Anda tidak bisa pergi berlibur. Travelling sebenarnya aman-aman saja dilakukan saat hamil. Kecuali dokter memang merekomendasikan Anda untuk tidak berpergian dulu karena mengalami hamil yang berisiko keguguran.    Dalam perjalanan berlibur, Ibu Hamil memang mempunyai batasan yang lebih di banding dengan Orang lain. Tetapi selama dengan perencanaan yang tepat dan persiapan yang memadai, Liburan di saat hamil bisa jadi kesempatan Anda untuk membantu meredakan ketegangan selama kehamilan ataupun relaksasi sejenak sebelum nantinya sibuk mengurus bayi.   Menurut American College of Obstertrics and Gynecology (ACOG), waktu paling tepat untuk berlibur saat hamil adalah ketika kehamilan berada di antara usia 18-24 minggu. Berikut ini, MamiTalk bagikan 6 Tips untuk perjalanan aman selama kehamilan.     1. Membuat rencana perjalanan yang sesuai   Selama kehamilan, yang harus di perhatikan adalah waktu istirahat yang cukup, jangan sampai kelelahan.  Oleh karena itu, jadwal perjalanan yang terlalu padat tidak cocok di ikuti oleh Ibu hamil. Jenis perjalanan yang memiliki banyak kegiatan bebas lebih cocok untuk Ibu Hamil. selain itu, sebelum berangkat, pastikan dulu keadaan cuaca, transportasi, kesehatan dan lingkungan sekitar untuk memastikan keamanan Anda. Apabila Anda merasa tidak sanggup, ada baiknya jangan di jalani.   2. Ada orang yang menemani selama perjalanan   Ibu Hamil tidak disarankan berpergian seorang diri dan berpergian dengan sekelompok Orang asing. Oleh karena itu, baiknya ada Suami, keluarga ataupun teman yang menemani selama berlibur. Hal ini tidak hanya akan membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan, tetapi juga ada yang akan merawat ketika kelelahan, sakit ataupun jadwal perjalanan berubah secara tiba – tiba. Dengan begini, Ibu hamil baru bisa berlibur dengan aman dan menyenangkan.   3. Harus lebih memperhatikan makanan, pakaian, tempat tinggal dan transportasi selama berlibur.   Segi Makanan :   Apapun pilihan transportasi Anda entah itu pesawat, kapal laut, atau mobil, Anda tetap harus membawa makanan atau camilan sendiri. Hindari makanan mentah, kurang bersih ataupun makanan yang tidak cocok untuk di konsumsi untuk menghindari terjadinya gangguan pencernaan, diare ataupun kondisi ketidaknyamanan lainnya, seperti susu, seafood, dan makanan lain yang cepat rusak, ataupun tidak bisa di pastikan tingkat kesegarannya, minum lebih banyak air dan makan lebih banyak buah dapat mencegah dehidrasi dan sembelit.   Segi Pakaian :   Pakailah pakaian yang membuat anda nyaman dan gampang untuk di buka. Apabila cuaca dingin, jangan lupa untuk memakai Topi, jaket, ataupun syal untuk mencegah terserang flu. Dan apabila cuaca panas, jangan lupa memakai topi, tabir surya ataupun pelembab untuk mencegah kulit kering. Ada baiknya juga Anda menggunakan sepatu yang nyaman dan berhak rendah, dan bawa jas hujan sebagai persiapan apabila tiba – tiba turun hujan.   Segi Akomodasi:   Hindari mengunjungi kawasan terpencil ataupun daerah yang transportasinya kurang memadai ; tempat yang banyak nyamuk, mempunyai kebersihan yang buruk serta wilayah yang sedang terserang penyakit menular.   Segi Transportasi:   Jangan lupa mengenakan sabuk pengaman sewaktu menaiki mobil ataupun pesawat dan lebih bagus lagi apabila Anda bisa menggerakan tubuh selama 10 menit per satu jam. Karena frekuensi buang air kecil Ibu Hamil juga lebih sering, jadi sebaiknya pastikan dulu jarak toilet dengan tempat duduk Anda ataupun ketersediaan toilet selama perjalanan Anda. Selain itu, ada baiknya jangan menaiki sepada motor, perahu, mendaki gunung dan juga jangan memaksakan diri untuk berjalan terlalu jauh, lakukanlah dalam batas kemampuan Anda.   4. Bawa Obat – Obatan yang penting   Ibu hamil seharusnya selalu membawa Obat – obatan yang penting dan yang sering digunakan, seperti obat maag, betadine, hansaplast, dan obat – obatan lainnya. Apabila selama perjalanan anda mengalami sakit perut ataupun hal lainnya, maka Anda bisa menggunakan obat yang sudah tersedia.   5. Jangan berolahraga secara berlebihan ataupun melakukan kegiatan yang ekstrim   Olahraga yang terlalu berat dapat mengakibatkan gangguan terhadap kehamilan Ibu, seperti keguguran, kelahiran bayi premature, ataupun masalah pecah air ketuban. Sedangkan kegiatan yang terlalu ekstrim ataupun beresiko tinggi seperti roller coaster, bungee jumping, ataupun permainan lainnya.   6. Perhatikan kondisi badan selama perjalanan   Selama perjalanan, apabila Ibu hamil mengalami kelelahan, maka sebaiknya langsung beristirahat. Jika Anda memiliki ketidaknyamanan fisik seperti pendarahan, nyeri perut, kembung, pecah air ketuban, dan kondisi lainnya terjadi, Anda harus berhenti bepergian, dan segera mencari pertolongan medis. Selain itu, jika ibu mengalami flu, demam dan kondisi serupa lainnya, maka harus ke dokter sesegera mungkin. Singkatnya, jangan mengabaikan perubahan fisik yang terjadi selama melakukan perjalanan untuk menghindari risiko sendiri dan janin.